Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Fathul Bari/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Politikus PKS Ahmad Fathul Bari mendorong semua elemen masyarakat untuk mengedepankan hal-hal yang bersifat substantif di penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 nanti. Menurutnya, hal tersebut selaras dengan landasan perjuangan PKS.
Fathul Bari mengatakan, ketimbang mengurusi narasi-narasi berbau ujaran kebencian dan politik identitas ditengah pilkada, lebih baik fokus pada narasi pembangunan untuk bangsa.
“Kami di PKS selalu menegaskan untuk fokus pada hal-hal yang lebih substansi, dan kami mengutuk keras atau tidak mentoleransi hal-hal itu (politik identitas). Apalagi kami partai Islam, tentu kami menekankan hal-hal yang sifatnya punya nilai keagamaan terhadap individu untuk berfikir sebelum melakukan itu, harus kita jauhkan,” kata Fathul Bari dalam diskusi online yang digelar Sudut Demokrasi Rakyat, belum lama ini.
Mengenai isu agama di pilkada, Bari mengatakan hal tersebut terjadi karena sejumlah faktor, serta banyak peristiwa yang melatarbelakangi. Misalnya, fenomena politik identitas yang menjadi perbincangan tidak ada hentinya adalah Pilgub DKI Jakarta.
“Ada cagub yang kebetulan beragama lain, non Islam melakukan hal tersebut, ini menjadi bentuk catatan yang paling menjadi titik tolak dalam konteks ini,” kata Bari.
MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…
MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…
Maria Ulfa(Dosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)…
MONITOR, Jakarta — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan salah satunya…
MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…