POLITIK

Cak Imin Dorong Pemerintah Optimalkan Serapan Dana Stimulus Covid-19

MONITOR, Jakarta – Pandemi virus Corona belum bisa dipastikan kapan berakhir. Bahkan sejumlah kalangan mengingatkan pandemi ini akan berlangsung lama hingga fase kedua.

Melihat kondisi ini, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyarankan pemerintah semestinya melakukan upaya untuk menghadapi risiko yang bakal terjadi, terutama di sektor ekonomi.

“Pemerintah perlu mengambil langkah antisipasi terhadap resiko terjadinya gelombang kedua Covid-19 dan masih berlangsungnya ketidakpastian ekonomi global,” ujar Muhaimin Iskandar, Rabu (29/7).

Untuk itu, Wakil Ketua DPR ini mendesak pemerintah bergerak cepat mengoptimalkan serapan anggaran untuk menstimulasi pandemi ini.

“Segera optimalkan serapan anggaran stimulus penanganan Covid-19,” pungkas politikus yang beken disapa Cak Imin ini.

Recent Posts

Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Tutup Usia

MONITOR, Jakarta - Bangsa Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mantan Wakil Presiden Republik…

6 menit yang lalu

Situasi Memanas, DPR Imbau Masyarakat Tunda Umrah di Bulan Ramadan

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, meminta Pemerintah melalui Kementerian…

2 jam yang lalu

Gandeng IAEI, Menag Targetkan Pembentukan LPDU Tuntas di Ramadan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar, mengajak para pakar dan praktisi ekonomi syariah untuk…

4 jam yang lalu

Silaturahmi KAHMI-ICMI, Prof Rokhmin Serukan Persatuan Umat Islam di Tengah Geopolitik Global

MONITOR, Bogor - Tokoh nasional dan Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University, Prof.…

5 jam yang lalu

Kemenag Instruksikan Salat Gerhana Bulan Total pada 13 Ramadan 1447 H

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengajak umat Islam melaksanakan Salat Gerhana bulan (khusuf al-qamar) saat…

6 jam yang lalu

DPR Desak KBRI Amankan Ribuan Jemaah Umrah Terdampak Konflik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mendesak pemerintah melalui Kedutaan…

12 jam yang lalu