Wali Kota Depok Mohammad Idris, di Balai Kota
MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meminta pihak swasta untuk turut berpartisipasi meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi serta perbaikan perilaku higene. Salah satunya dengan ikut membangun akses tersebut melalui dana Corporate Social Responsibilty (CSR).
“Kami minta perhatian dari pihak swasta memberikan dana CSR untuk kepentingan pembangunan sanitasi di Kota Depok. Nantinya, dana tersebut bisa digunakan membangun septictank kedap air,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris, di Balai Kota, baru-baru ini.
Dijelaskannya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak cukup untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan sanitasi warga prasejahtera.
Untuk itu, kata dia, keikutsertaan pihak swasta dalam peningkatan taraf hidup dan kesehatan masyarakat di Kota Depok, perlu dilakukan.
“Alhamdulillah, sudah ada laporan masuk, bahwa Bank Jabar Banten (BJB) akan memberikan bantuan berupa pembangunan septictank dan kamar mandi di beberapa wilayah yang masih dianggap belum melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mudah-mudahan hal ini juga diikuti pihak swasta lainnya,” terangnya.
Senada dengan itu, perwakilan BJB Cabang Kota Depok, Deden membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, pihaknya selalu berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang kurang berdaya.
“Rencananya kami akan memberikan bantuan berupa pengadaan sanitasi sebanyak 30 MCK dengan nilai Rp 330 juta. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Operasi pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten…
MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat sebagai Kepala Badan…
MONITOR, Sumatera Barat - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meresmikan Klinik UMKM Bangkit…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA), Sekretariat…
MONITOR, Jakarta - Indonesia sebagai negara kepulauan dengan potensi sumber daya laut terbesar di dunia…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menegaskan bahwa tindak pidana…