PERTANIAN

Semangat Petani Muda Entaskan Wilayah Rentan Pangan Bengkulu

MONITOR, Bengkulu Utara – Kecamatan Ulok Kupai dan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu merupakan sentra perkebunan sawit dan karet rakyat yang masuk wilayah rentan pangan.

Hasil pemetaan FSVA (Food Security and Fulnerability Atlas) kedua lokasi ini masuk kategori agak rentan akibat kurangnya ketersediaan, masih banyaknya proporsi penduduk miskin dan balita stunting, rendahnya pendidikan perempuan dan kurangnya akses air bersih.

Untuk mengentaskan dari rentan pangan sekaligus mengatasi kemiskinan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Pertanian Keluarga (PK).

Kegiatan ini sesuai dengan kebijakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani.

Dalam upaya memotivasi petani, sekaligus melihat kegiatan kelompok, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan BKP, Andriko Noto Susanto, Kamis (23/7/2020) turun langsung ke lokasi.

Yang pertama dilihat adalah Kelompoktani Muda Mandiri. Kelompok yang terdiri sekumpulan anak muda ini sangat jeli melihat potensi sumberdaya yang ada, dan bertekad memanfaatkan meningkatkan kesejahteraan.

Secara mandiri, mereka membuat kandang sapi komunal dan menyiapkan pakan serta pembuatan kompas dari kotoran ternak. Potensi air yang berlimpah juga dimanfaatkan untuk memelihara ikan gurame. Usaha lainnya menanam semangka.

Lokasi kedua yang dilihat Andriko adalah Kelompoktani Abadijaya di dusun Raja, Kec. Ketahun. Usaha yang dikelola ternak sapi komunal, unggas dan ikan gurame.

Melalui pertanian keluarga, kedua kelompok ini bertekad meningkatkan pendapatan, agar keluar dari kemiskinan dan kerentanan pangan.

“Kami yakin, Pertanian Keluarga, bisa dijadikan kendaraan agar kami maju, mandiri dan sejahtera,” ujar Haris Ketua Kelompok Muda Mandiri.

Dalam kunjugan ini, Andriko yang didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Yenita Saiful, memberikan arahan dan kiat memajukan kelompok dan usaha.

Andriko mengapresiasi kedua kelompok, karena mau kreatif, mau bekerja keras secara swadaya.

“Saya senang melihat usaha yang dilakukan. Tolong bantuan yang diberikan dikelola dengan baik, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan,” ujar Andriko

Andriko juga memberikan sejumlah kiat penguatan kelompok dan memajukan usaha.

“Melihat potensi dan semangat kalian, saya yakin daerah ini akan keluar dari belengu kemiskinan dan kerentanan rawan pangan,” ujar Andriko bersemangat.

Syaratnya, lanjut Andriko, kelompok harus kuat, kompak dan transparant dalam administrasinya.

“Kalau kerjanya berkelompok pasti akan kuat dibanding sendirian. Kalau ada masalah, diskusikan, musyawarahkan, pasti ada solusi terbaik,” ujar Andriko bersemangat.

Tak lupa Andriko juga memberikan wejangan spritual. “Hal yang tidak kalah penting adalah berdo’a agar diberikan yang terbaik oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga usahanya berkah. Kalau berkah, berarti usahanya maju dan berkembang,” pesan Andriko.

Sedangkan Kadis Ketahanan Pangan Bengkulu,Yenita menuturkan, pihaknya akan selalu memantau dan mendampingi, agar kelompok terus berkembang dan berkelanjutan.

“Kami dari provinsi maupun kabupaten, akan terus mendampingi, agar kalian semakin maju dan berkembang. Kalau ada kesulitan, bisa disampaikan kepada staf kami dilapangan,” tuturnya.

Kunjungan kerja ini juga dihadiri Tim BKP Kementan, Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu, Kepala Dinas Bengkulu Utara, Camat, Kepala Desa, Penyuluh dan lainnya.

Recent Posts

Wamen UMKM Ungkap Tiga Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…

4 jam yang lalu

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

11 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

11 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

22 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

1 hari yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

1 hari yang lalu