UMKM

Pandemi Covid-19, Sektor UMKM Bebas Pajak PPh Final Hingga Desember 2020

MONITOR, Depok – Selama pandemi Covid-19 pemerintah memberikan insentif bebas pajak PPh Final kepada sektor UMKM, pada periode April sampai dengan Desember 2020 mendatang.

Pemberian insentif bebas pajak itu ditegaskan Mamik Eko Soessanto, Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Depok-Sawangan dalam sosialisasi kebijakan pajak, usai Gowes Bersama (Ikatan Konsultan pajak Indonesia) IKPI Depok, di Setu Sawangan, Bojongsari, Depok, Jawa barat, Minggu (19/7/20).

“Pemerintah menyadari kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19 sangat berat bagi masyarakat, sektor UMKM sangat terpukul. Makanya sektor ini diberi insentif,” ujar Mamik.

Insentif pajak itu tertuang dalam (Peraturan Menteri Keuangan) PMK nomor 44 tahun 2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Dalam PMK itu, untuk perusahaan diberikan subsidi PPh pasal 21. Namun mereka harus membuat laporan realisasi nya setiap tanggal 20 setiap bulannya dan diberikan potongan cicilan PPh pasal 25 sebesar 30%.

Mamik meminta, agar pada anggota IKPI Depok juga menyampaikan pembebasan pajak kepada kliennya.

Ketua IKPI Pusat Mochamad Soebakir menyambut baik insentif pajak yang diberikan pemerintah dan berjanji akan mensosialisasikan kepada klien seluruh anggota IKPI se Indonesia.

“Pandemi Covid-19 memang membuat bisnis UMKM terpukul sekali, “ujarnya.

Pengurus IKPI Depok Wisnu Sambhoro yang menyebutkan PMK itu membuat gairah UMKM bisa bangkit kembali dari keterpurukannya.

“Insentif pajak itu kan tujuannya supaya roda ekonomi dan cash flow wajib pajak berputar kembali. Ekonomi bergairah, membuat pemasukan pajak bagi pemerintah akan naik,” katanya. (Hendrata)

Recent Posts

Pantau Hilal Syawal 1447 H, Kemenag Sebar Tim di 117 Titik Indonesia

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…

15 menit yang lalu

Harga Daging Sapi Melejit, DPR Desak Operasi Pasar Murah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah…

2 jam yang lalu

GKB-NU: Dunia di Ambang Konflik Besar, Indonesia Harus Pimpin Mediasi Iran–AS–Israel

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…

5 jam yang lalu

Sebanyak 29 Rumah Ibadah di Indramayu Siap Layani Pemudik

MONITOR, Jakarta - Sebanyak 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara di Kabupaten Indramayu, Jawa…

5 jam yang lalu

SETARA Institute Nilai Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Ancaman Serius bagi Demokrasi

MONITOR, Jakarta — SETARA Institute mengecam keras serangan penyiraman air keras yang menimpa Andrir Yunus, Wakil…

5 jam yang lalu

Kemnaker Luluskan 1.565 Calon Ahli K3, Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja di Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluluskan 1.565 peserta evaluasi teori calon Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja…

9 jam yang lalu