PEMERINTAHAN

Menteri Halim Ajak Mahasiswa Bersama Bangun Desa

MONITOR, Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak mahasiswa untuk bersama-sama membangun desanya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri saat melepas 6.507 peserta Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau yang bertemakan “Kukerta Balek Kampung”, pada Kamis (16/07/2020)

“Kuliah kerja nyata balek kampung ini adalah sebuah terobosan yang merupakan hikmah dari COVID-19, dan saya adalah salah satu yang sangat setuju dengan Kukerta Balek Kampung ini,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

“Karena apa, ketika warga masyarakat ini kembali ke kampung setelah melakukan sebuah proses pendidikan, pembelajaran dan pelatihan di pendidikan tinggi. Maka sudah sewajarnya, sudah seyogyanya, sudah seharusnya mereka kembali ke kampung halamannya meskipun dimulai dari bentuk kukerta Balek Kampung,” kata Pria Kelahiran Jombang ini.

Gus Menteri mengatakan, pada hakikatnya siapapun kader-kader terbaik desa sangat diharapkan untuk kembali ke kampung halamannya masing-masing untuk melakukan upaya percepatan pembangunan di desa.

Ada dua hal penting, lanjut Gus Menteri, yang menjadi sasaran utama pembangunan di desa. Yang pertama adalah transformasi sumber daya manusia (SDM), yang kedua adalah transformasi ekonomi.

“ini tugas mulia utamanya bagi para mahasiswa yang sudah hampir menyelesaikan studi di perguruan tinggi, tugas-tugas mulia menunggu Anda semua di kampung masing-masing,” ujar mantran Ketua DPRD Jatim ini

Menurutnya Gus Menteri, jika dua hal tersebut mengalami percepatan di desa, maka proses menuju kesejahteraan desa akan semakin dekat untuk dicapai.

“Tentu ini butuh uluran tangan dan keikhlasan dari para mahasiswa nanti yang kebetulan Kukerta balek kampung. Tetapi jangan lupa setelah Kukerta balek kampung, warga masyarakat umum juga membutuhkan kembali kehadiran adik-adik semua untuk bersama-sama membangun desa.” Ungkapnya

Recent Posts

Panen 88 Hari, Demplot Padi Organik di Subang Tingkatkan Produktivitas hingga Tiga Kali Lipat

MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…

15 jam yang lalu

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

1 hari yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

1 hari yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

1 hari yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

1 hari yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

1 hari yang lalu