BERITA

Anies Dikirimi Karangan Bunga, Golkar: Rakyat Kecewa Berat dengan PPDB

MONITOR, Jakarta – Sejumlah orang tua siswa yang kecewa dengan kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jakarta, mengirimkan karangan bunga kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Karangan bunga tersebut dipajang di halaman Balai Kota DKI Jakarta.

Ketua Fraksi Partai Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, mengatakan aksi mengirim bunga yang dilakukan orang tua siswa merupakan puncak kekecewaan mereka atas kebijakan ataupun aturan main PPDB yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.

“Pak Anies karangan bunga itu bentuk akumulasi kekecewaan orangtua murid dengan kebijakan aturan main PPDB yang dikeluarkan anak buah Pak Anies. Ini harus jadi perhatian Pak Anies, kalau rakyat sudah merasa kecewa berat,” ujar Baco saat dikonfirmasi, Selasa (7/7).

Menurut Baco, kiriman karangan bunga tersebut bisa diartikan juga kalau orangtua murid sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi ketika upaya mereka menolak PPDB tidak membuahkan hasil.

“Saya paham dan mengerti sekali perasaan orangtua murid yang kecewa dengan aturan main PPDB di 2020. Dan yang bisa mengobati rasa kecewa orangtua murid ini hanya Pak Anies sebagai orang nomor satu di Jakarta,” terangnya.

Apabila protes karangan bunga tersebut masih tidak didengar Anies, maka menurutnya ini menjadi bukti tidak ada tempat bagi mereka untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan di negeri ini. Menurut Baco, tidak ada tempat mengadu bagi mereka yang memperjuangkan keadilan dan kebenaran di Jakarta.

“Ini cermin buat seluruh rakyat DKI Jakarta bahwa inilah yang terjadi hari ini di DKI Jakarta. Bahwa tidak ada kekuatan besar jangan berharap bisa mencari keadilan. Mereka ke DPRD juga tidak bisa, mereka ke Kemendikbud ya menterinya juga begitu, tidak tegas. Terus ke Komisi X, sudah jelas Komisi X itu bawa rekomendasinya jelas sekali, toh tidak dipedulikan oleh kementerian, DKI juga membela diri terus,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

8 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

10 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

24 jam yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

1 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

1 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

1 hari yang lalu