Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (dok: Tribun)
MONITOR, Jakarta – Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengusulkan Presidential Threshold (PT) diturunkan menjadi 5 persen kursi DPR, atau setara dengan 10 persen suara nasional. Usulan ini dilontarkan Fraksi PKS saat rapat membahas RUU Pemilu, Senin (6/7).
“Kami Fraksi PKS DPR RI mengusulkan ambang batas diturunkan menjadi 5% kursi DPR / 10% suara nasional, menggantikan PT 20% yang sebelumnya digunakan pada Pemilu 2019,” kata Mardani dalam keterangannya.
Berkaca pada Pemilu 2019 lalu, Mardani yang merupakan Anggota Komisi II DPR ini menjelaskan penerapan angka 20% kala itu hanya menghasilkan dua pasang calon. Dampaknya yang dihasilkan sedemikian luar biasanya seperti polarisasi berkepanjangan yang timbul di tengah masyarakat.
“Jika melihat media sosial, aroma perpecahan masih sangat terasa. Tidak sehat untuk bangsa kita ke depan,” kata Mardani.
Ia pun menjelaskan aturan mengenai PT dalam RUU Pemilu sendiri tercantum pada pasal 187, 192, dan 198. Angka 5% dipilih setidaknya dilatarbelakangi beberapa alasan. Salah satunya, Mardani bergarap akan muncul potensi-potensi pemimpin bangsa yang semakin variatif.
“InsyaAllah semakin banyak calon berkualitas yang maju, juga kesempatan bagi setiap partai atau gabungan partai untuk memajukan kader terbaiknya,” imbuhnya.
MONITOR, Halmahera Tengah — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indonesia Weda…
MONITOR, Jakarta – Konsep Khairu Ummah (umat terbaik) tidak cukup dimaknai sebagai wacana normatif atau…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bursa Efek Indonesia…
MONITOR, Jakarta— Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Kertas Tema dalam rangka…
MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa lembaga Hamalatul Qur’an yang berada di Sukoharjo…