Anggota DPR RI Fadli Zon mengisi diskusi di kompleks parlemen
MONITOR, Jakarta – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dikelola secara profesional. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, banyak sekali pos-pos BUMN yang mengakomodir eks relawan pendukung.
“BUMN dipimpin Erick Thohir tidak memperlihatkan formasi profesional, masih banyak akomodasi relawan yang belum tentu tepat bidangnya,” kata Fadli Zon dalam laman Twitternya, Jumat (3/7).
Ia pun menyayangkan jika BUMN hingga saat ini masih menjadi alat kepentingan politik. “BUMN tetap saja jadi penampungan politik dan dijadikan sapi perah,” kritiknya.
Diketahui sebelumnya, mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu menyinggung BUMN yang masih dimanfaatkan sekelompok Buzzer. Said Didu mengatakan, BUMN semakin kehilangan kepercayaan dan harus dikelola secara profesional.
“Berharap agar Menteri BUMN Erickt Thohir meminta BUMN tidak gunakan buzzeRp untuk menutupi hal-hal yang terjadi di BUMN karena mereka tidak paham dan akan makin membuat BUMN krisis kepercayaan. BUMN harus dikelola profesional,” ujar Said Didu dalam cuitannya sebelumnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama meluncurkan program Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M. Program ini…
MONITOR, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui laporan Komisi VIII DPR…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM)…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama ingin jaminan produk halal (JPH) tidak hanya berorientasi pada sertifikasi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan negara yang akuntabel…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi memperkenalkan…