Riza Patria Dorong Bank DKI Aktif Pulihkan Ekonomi Jakarta

Ilustrasi Bank DKI (dok; Asep/ Monitor)

MONITOR, Jakarta – Di hari jadi Jakarta yang ke 493 tahun, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Partria, meminta Bank DKI, bisa aktif dan berkontribusi dalam memulihkan ekonomi di Ibu Kota.

Menurutnya, sejak pandemi Coviid – 19 menyerang tanah air termasuk Jakarta, sektor perekoniomian terkena dampak yang luar biasa.

“Bank DKI termasuk menjadi perhatian kita bersama, supaya bisa membantu terlibat aktif memberikan kontribusi dalam rangka pemulihan ekonomi di Jakarta dengan berbagai program pengembangannya,” ujarnya.

Dikatakannya, Bank DKI harus mampu meningkatkan berbagai program pengembangan, seperti program pemajuan ekonomi dengan meningkatkan pemberian kredit usaha rakyat (KUR), kredit bantuan UMKM hingga kredit perumahan bagi masyarakat.

“Hal itu untuk mendorong usaha pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dengan pemberian insentif pajak akibat dampak COVID-19 ini,”imbuhnya.

“Kami juga sangat mengapresiasi usaha yang baik dari setiap program yang diluncurkan Bank DKI untuk turut serta memperbaiki perekonomian Jakarta. Harapannya dengan usia ke-493 ini, meski tidak dengan perayaan berbagai kegiatan, mudah-mudahan Jakarta ke depannya akan mendapat kado yang terbaik segera pulih dari COVID-19 di segala bidang, termasuk perekonomian,”pungkasnya.

Sementara itu, Bank DKI terus mensupport semua program-program milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Antara lain, Bank DKI turut memprakarsai penerapan elektronifikasi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Program elektronifikasi ini teraplikasi dalam electronic banking, pajak dan retribusi, layanan pemerintah, bantuan sosial, digital island, pariwisata, transportasi, dan perdagangan. Untuk perdagangan, Bank DKI masih dalam proses pengembangan seperti e-order, agen Bank DKI, dan JakWarung.

Selain itu beberapa program yang tengah dikembangkan juga di antaranya aggregator pajak dan retribusi dalam pajak dan retribusi. Juga untuk segmen transportasi akan dikembangkan untuk jalan tol, kereta commuter, electronic road pricing, dan electronic fare collection.

Tah hanya itu, Bank DKI juga berperan dalam penyaluran kartu program subsidi, yang terdiri dari Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebanyak 1,3 juta, kartu Jakarta Mahasiswa Unggulan 8,9 ribu, Kartu Lansia Jakarta (KLJ) sebanyak 12 ribu, Kartu Pekerja 22,4 ribu, Kartu Dasawisma 70,9 ribu, kartu Penghuni Rusun sebanyak 13,1 ribu, Kartu Perkulakan dengan jumlah 475, dan Jakcard yang diperuntukan bagi mereka yang menyandang disabilitas, veteran, guru PAUD, marbot, jumantik, raskin, Kep Seribu (KTP), dan TNI & Polri. ()