Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah,
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, mengingatkan Presiden Joko Widodo agar membuat setiap kebijakan dengan pikiran yang tenang. Pasalnya, Fahri menilai di periode kedua ini, Jokowi dan jajarannya kerap membuat blunder.
Sejumlah kebijakan yang ditelurkan selalu menuai polemik. Bahkan terbaru, pemerintah bersama DPR juga membahas rancangan undang-undang yang kontroversial dan menuai protes publik.
Politikus yang pernah dijuluki ‘Singa Parlemen’ ini mengingatkan, di periode kedua ini, Jokowi seharusnya fokus memikirkan kesejahteraan rakyatnya. Bukan sebaliknya, kata Fahri, Jokowi dan jajaran menterinya malah terkesan mencari musuh.
“Ngapain Presiden nyari musuh, mulai dari menyetujui jalannya UU Ombnibus Law, lalu lanjut RUU HIP, dan yang sebelumnya Perppu yang kontroversial membatasi atau mengambil alih kekuasaan yang lain,” kritik Fahri dalam diskusi daring pekan lalu yang digelar Forum Monitor.
Ia pun mengusulkan agar Presiden memfungsikan Wakil Presidennya Ma’ruf Amin agar bisa menjadi penasehatnya dalam memberikan pertimbangan. Dengan hadirnya penasehat presiden, Fahri berharap Jokowi kedepannya bisa tenang dalam menghadapi segala masalah dan bijak dalam mengambil setiap keputusan, terutama yang berkaitan dengan urusan umat Islam.
MONITOR, Makkah — Pergerakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) resmi dimulai pada…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh persiapan layanan puncak ibadah haji di…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menerima penghargaan _“The…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…
MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…