Hari Pertama PPDB, 100 Ribu Lebih Siswa Daftar Lewat Online

Ilustrasi gambar penerapan sistem zonasi pada PPDB (net)

MONITOR, Jakarta – Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jakarta langsung dibanjiri para peserta didik baru. Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta mencatat setidaknya ada sekitar 100 ribu siswa yang telah mendaftar secara online.

“Hingga siang ini sudah tercatat ada sekitar 100 lebih siswa yang mendaftar melalui online,” ujar Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sonny Juhersoni saat dikonfirmasi, Kamis (25/6).

Sayangnya, Sonny tak merinci para calon peserta didik baru itu mendaftar ke jenjang apa saja. Pasalnya, Dinas Pendidikan DKI masih terus melakukan pendataan.

Diungkapkannya, proses PPDB jalur zonasi akan dibuka hingga Sabtu 27 Juni 2020 mendatang. Proses pendaftaran jalur zonasi ini dibuka untuk semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.

Sejumlah syarat telah ditetapkan untuk pendaftaran tersebut di antaranya akta kelahiran/surat keterangan lahir, kartu keluarga, dan surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak tentang keabsahan dokumen dari orang tua/wali calon peserta didik baru bermaterai Rp6 ribu.

Sementara, untuk jenjang SMP serta SMA setingkatnya persyaratannya antara lain akta kelahiran/surat keterangan lahir, kartu keluarga, rapor kelas 4, kelas 5, dan kelas 6.

Kemudian sertifikat akreditasi sekolah asal, dan surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak tentang keabsahan dokumen dari orang tua/wali calon peserta didik baru bermaterai Rp6 ribu.

Pendaftaran PPDB Jakarta dibagi menjadi beberapa jalur, yakni jalur prestasi, afirmasi, inklusi, zonasi, pindah tugas orang tua dan anak guru, tahap akhir anak tenaga kesehatan korban virus corona (Covid-19).

DKI menaikkan menjadi 25% khusus jalur afirmasi SMA. Kemudian, untuk jalur zonasi, Pemprov DKI menyediakan 40 persen untuk penerimaan siswa baru SMP dan SMA.