BERITA

Syarat Usia di PPDB Ditolak, PDIP Sarankan Disdik DKI Sosialisasi Secara Masif

MONITOR, Jakarta – Adanya syarat usia masuk dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta mendapat penolakan sejumlah orangtua siswa. Melihat ini, politisi PDIP Yuke Yurike menyarankan agar Dinas Pendidikan (Disdik) DKI harus melakukan sosialisasi dan penjelasan secara masif kepada seluruh orangtua siswa.

“Saya kira ini masalah kurangnya sosialisasi dari dinas, sehingga banyak orangtua siswa yang tidak paham dengan maksud dari adanya persyaratan usia dalam PPDB,” ujarnya, Selasa (23/6).

Yuke yang juga duduk di Komisi D DPRD DKI ini menyebutkan, pada dasarnya persyaratan usia, dalam PPDB tersebut baik. Hanya saja, karena kurangnya sosialisasi dan penjelasan dari Disdik menyebabkan para orang tua siswa sepotong-sepotong dalam memahami kebijakan tersebut.

“Intinya soal sosialisasi saja. Pihak sekolah pun harus bisa menjelaskan secara detail ketika ada siswa yang tidak bisa diterima pada saat PPDB. Kalau orang tua siswa mendapat penjelasan yang jelas, saya kira penolakan tersebut tidak akan terjadi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menjadikan usia sebagai salah satu syarat dalam menyeleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mendapat protes dari orang tua siswa. Bentuk protes mereka dilakukan dengan menggelar aksi demo di depan halaman Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balaikota, Jakarta Pusat.

Para orangtua siswa ini menganggap kebijakan usia jadi salah satu persyaratan PPDB merupakan kebijakan yang tidak adil. Koordinator aksi orang tua murid untuk PPBD, Tita Soedirma mengatakan, para orang tua mendesak Anies untuk menghapus kriteria usia sebagai syarat masuk PPDB dan mengembalikan Permendikbud No. 44/2019 pasal 25 ayat 1 mengenai sistem zonasi.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

20 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

22 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu