Temui Menag, Rokhmin Dahuri Paparkan Konsep Pengembangan Pesantren Maritim

MONITOR, Jakarta – Guru Besar Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan IPB yang juga Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong, Rokhmin Dahuri bertemu dengan Menteri Agama Fachrul Razi, di Kantor Kemenag, Jakarta. Senin (22/6/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Masyarakat Akuakuktur Indonesia (MAI) itu menyampaikan ide dan konsep pengembangan pesantren maritim di Indonesia sebagai negara dengan potensi ekonomi maritim besar di dunia.

“Pesantren menjadi tempat yang sangat potensial untuk memberdayakan maritim Indonesia. Selain pengetahuan dan keterampilan agama, santri-santri kita perlu dibekali dengan kemampuan lain juga, salah satunya terkait maritim ini,” ujar Rokhmin Dahuri seperti dikutip dari laman kemenag.go.id

Menurut Rokhmin, sebagai negara yang wilayahnya terdiri dari kawasan laut yang luas, Indonesia perlu membekali keterampilan pengelolaan maritim bagi masyarakatnya, tak terkecuali para santri. 

Rokhmin menuturkan, saat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, ia bersama dengan Menteri Agama Said Agil Al-Munawar telah menggagas pesantren maritim.”Kalau tidak salah, ada lima pesantren saat itu. Saya berharap hal ini bisa menjadi perhatian Kemenag untuk kemudian dikembangkan kembali di pesantren lainnya,” terang Ketua DPP PDIP Bidang Kemaritiman itu.

Menag Fachrul Razi menyambut baik ide tersebut. “Saya mengucapkan terimakasih sekali atas masukannya ini. Kami senang ada orang-orang yang perhatian dengan pesantren,” kata Menag. 

“Terkait pesantren maritim, saya kira ini ide yang baik dan kita coba tindak lanjut. Saat ini kita juga mengarahkan agar santri di pesantren memiliki kemampuan-kemampuan lain untuk bekal hidup mereka,” ujar Menag.