Kepala Disdik Depok, Mohammad Thamrin. (Foto : istimewa)
MONITOR, Depok – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok hari ini secara resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). PPDB Dilakukan secara online, dengan mendaftar melalui nomor link di satuan pendidikan masing-masing.
“PPDB SD dibuka hari ini hingga 24 Juni. Adapun pengumuman penerimaannya disampaikan tanggal 25 Juni,” kata Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin di Balai Kota, Senin (22/6).
Thamrin mengatakan, persyaratan PPDB SD adalah melampirkan fotokopi Akta Kelahiran, Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua, dan Kartu Keluarga (KK). Selain itu, Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak Orang tua/Wali calon peserta didik.
Namun, sambung dia, di tengah kondisi pandemi seperti ini, orang tua cukup mendaftar dengan mengunggah fotokopi KK dan Akta Kelahiran. Sisa persyaratannya dilengkapi saat pendaftaran ulang ke panitia sekolah.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD, Disdik Kota Depok, Sada menambahkan, penerimaan PPDB tahun ini untuk sementara diutamakan calon peserta didik yang memiliki Sertifikat Tanda Serta Belajar (STSB). Sebab, kata dia, yang memiliki sertifikat tersebut sudah pasti berusia enam tahun.
“Ketika masih ada kuota, dilanjutkan bagi yang tidak memiliki STSB. Kecuali kalau anak yang tidak memiliki STSB tersebut, sudah berusia tujuh tahun, wajib diterima,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadimempertanyakan komitmen Pemerintah dalam mewujudkan kemandirian vaksin…
MONITOR, Jakarta — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi menjadi tuan rumah International Seminar and The…
MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai terdapat sejumlah kejanggalan…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan…