Sampoerna dan Yayasan Rumah Kita Salurkan Bantuan APD Medis ke Pemprov DIY

Bantuan APD diserahakan langsung oleh Kukuh Dwi Tristanto, Kepala Departmen Hubungan Regional Sampoerna untuk Indonesia dan Adrianus Uran Direktur Program Yayasan Rumah Kita kepada asisten III, Pemberdayaan Masyarakat, Umar Priyono, Jumat (19/6) di Bangsal Wiyoto Projo, Kantor Gubernur Komplek Kepatihan, Jogjakarta.

MONITOR, Yogyakarta – Sampoerna untuk Indonesia bersama Yayasan Rumah Kita menyalurkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) kepada pemerintah Provinsi DI Yogyakarta. Hari ini bantuan berlanjut ke DIY setelah beberapa waktu lalu diberikan kepada Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Bantuan APD ini diserahakan langsung oleh Kukuh Dwi Tristanto, Kepala Departmen Hubungan Regional Sampoerna untuk Indonesia dan Adrianus Uran Direktur Program Yayasan Rumah Kita kepada asisten III, Pemberdayaan Masyarakat, Umar Priyono, Jumat (19/6) di Bangsal Wiyoto Projo, Kantor Gubernur Komplek Kepatihan, Yogyakarta.

Adapun bantuan yang diberikan kepada Pempov DIY berupa 7.500 masker kain, 600 baju hazmat, 150 alat pelindung diri, dan 250 face shield.

Umar menyampaikan ucapan terima kasih dan salam dari Gubernur DIY atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Jogjakarta terutama bagi tenaga medis.

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan semua pihak yang diarahkan untuk meringankan beban penanganan Covid-19 tersebit. Kami yakin apa yang Yayasan Rumah kita dan PT Sampoerna lakukan di Jogjakarta ini akan semakin menguatkan teman-teman medis dan paramedis untuk bekerja semakin baik dalam rangka mengurangi dampak negatif,” ujar Umar.

Umar berharap kepada seluruh masyarakat Jogja khususnya agar selalu bergotong royong untuk segera mengurangi persebaran virus Covid-19 ini.

“Kami berdoa semoga kita semua diberi kekuatan dan saling gotong royong untuk menangani pandemi yang memang tidak kita harapkan kedatangannya,” harap Pria yang menjabat Asisten III Provinsi Jogjakarta tersebut.

Kukuh Dwi Tristanto yang menjadi perwakilan Sampoerna untuk Indonesia mengatakan bahwa Jogjakarta adalah lokasi strategis dan mejadi mitra utama Sampoerna dimana terdapat 5000 pegawai yang memproduksi sigaret.

“Jogjakarta menjadi lokasi yang strategis bagi kami dimana kami memiliki tiga Mitra yang mempekerjakan sekitar 5000 orang. Harapannya semoga bantuan ini bisa memberikan penguatan kepada petugas medis yang menjadi garda depan dalam upaya menanggulangi bencana Covid-19,” terang Kukuh yang juga kepala departmen hubungan regional.

Sementara itu Direktur Program Yayasan Rumah Kita, Andrianus Uran mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan komitmen Sampoerna untuk Indonesia bersama Yayasan Rumah Kita untuk terus memberikan dukungan terhadap tim tenaga medis dalam berjuang melakukan penanganan pasien Covid-19.

“Provinsi DIY merupakan Provinsi keempat yang kami sasar dalam kegiatan ini. Sebelumnya kami menyalurkan bantuan ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” terangnya.

Menurut Andrianus, bantuan yang disalurkan diutamakan dalam bentuk APD untuk tenaga medis dalam upaya memperkecil peluang tenaga kesehatan tertular pasien Covid-19.

“Bantuan ini kita berikan lebih kepada tenaga kesehatan dengan maksud melindungi teman-teman tenaga medis yang saat ini menjadi ujung tombak dari pengendalian penularan Covid-19,” katanya.

Menurut data per tanggal 18 Juni 2020 posotif covid yang dirawat ada 49 orang, meninggal 8 orang, dan yang sudah sembuh ada 219 orang. sedangakan orang dalam pemantauan masih 7.296.