Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin/ foto: Instagram
MONITOR, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan masa pandemi Covid-19 ini menimbulkan kekhawatiran publik, apalagi sebentar lagi sektor pendidikan akan memasuki tahun ajaran baru.
Menghadapi situasi ini, Ma’ruf Amin menekankan adanya pengelolaan lembaga pendidikan, baik sekolah maupun pesantren. Tokoh ulama senior ini meyakini pesantren dapat menjadi tempat teraman bagi para santri.
“Dalam menghadapi situasi pandemi covid-19 saat ini semua kekhawatiran pasti ada. Baik di sekolah maupun pesantren. Tetapi, bila kita mampu mengelolanya dengan baik, kedua tempat tersebut akan aman,” kata Ma’ruf Amin dalam keterangannya, Rabu (10/6).
Untuk itu, ia menekankan agar lembaga pesantren bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, terutama untuk menjaga jarak antar santri maupun penggunaan masker.
“Pesantren dapat menjadi tempat yang jauh lebih aman jika mengikuti protokol kesehatan. Santri tetap di dalam dan tidak keluar kemana-mana. Jaga jarak dan pakai masker saat berinteraksi,” kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif ini.
Ma’ruf pun mengatakan, pemerintah akan membantu pesantren beroperasi di tengah new normal. Selain itu, pemerintah juga akan membantu pesantren untuk menjalani semua protokoler kesehatan kepada santri yang akan kembali mengikuti pendidikan di pesantren.
“Sebelum masuk, santri harus dalam kondisi steril dari segala virus dan sudah menjalani pemeriksaan melalui rapid test,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…
MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…
MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…
MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…