BERITA

Pemprov DKI Klaim Telah Gelontorkan Rp 1,2 Triliun untuk Bansos

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim sudah menggelontorkan anggaran bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak Covid-19 sebesar Rp 1,2 triliun. Adapun Pemda DKI sendiri menganggarkan bansos ini hingga Rp5,3 triliun dalam Belanja Tak Terduga (BTT) APBD DKI 2020.

“Tadi sudah saya sampaikan yang sudah dicairkan Rp1,2 triliun jadi masih ada Rp3,8 triliun, itu yang tercatatnya,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI, Edi Sumantri, kepada wartawan, di Jakarta.

Pada prinsipnya dana Rp5,3 triliun itu, kata Edi, diutamankan untuk penanganan corona sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Anggaran penanganan COVID-19 ini diprioritaskan untuk sektor kesehatan, jaring pengamanan sosial dan pemulihan ekonomi.

“Tiga ini harus dijaga. Sehingga Pemprov DKI sudah mengalokasikan Rp5,3 triliun. Apabila ada pengeluaran, yang diutamakan adalah untuk COVID-19 ini, untuk 3 sektor itu,” tegasnya.

Diakuinya, APBD DKI Jakarta tahun 2020 sebesar Rp87,9 triliun telah mengalami rasionalisasi hingga Rp47 triliun. Namun, tegasnya, APBD DKI itu diperkirakan akan mengalami perubahan yang lebih baik karena PSBB memasuki masa transisi.

“Saat PSBB dibuka, perkembangan semua ramai dan bagus. Nanti ada penyesuaian dan finalisasinya di perubahan (APBD) di Agustus. Mungkin bisa saja naik, kita lihat transisi, hotel restoran hiburan kan bayar di Juni. Kita lihat nanti bagus atau nggak. Maret-April praktis hiburan nol. Hotel tutup. Penerimaan rendah,” jelasnya.

Selain bansos, lanjut Edi, pihaknya juga telah menganggarkan bantuan sosial lainnya pada pos belanja lain yakni, untuk Kartu Jakarta Pintar (KJP) plus, disabilitas, pemenuhan tambahan anak, KJL, KJMU dengan total Rp4,8 triliun.

“Sudah ada penjadwalannya, di mei 748 miliar, di Juni 396 miliar, Juli 275 miliar, september 689 miliar, Oktober 413 miliar, November 839 miliar, Desember Rp 1,4 triliun. Jadi nanti 4,8 triliun itu sudah kita bikin proyeksi pembayarannya,” pungkasnya.

Recent Posts

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

4 jam yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

5 jam yang lalu

Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Peserta Diminta Pantau Skillhub

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mengumumkan hasil seleksi Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN)…

7 jam yang lalu

Takziah ke Keluarga Petugas Haji di Malang, Wamenhaj Apresiasi Dedikasi Cak Imin Tetap Bertugas di Tanah Suci

MONITOR, Malang - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengunjungi rumah…

24 jam yang lalu

Komisi Kesehatan DPR Harap Pemerintah Segera Realisasikan Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini berharap Pemerintah segera merealisasikan…

24 jam yang lalu

Banyak Kasus Badal Haji Fiktif, DPR Dorong Digitalisasi Layanan dan Perketat Pengawasan Petugas

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq menyoroti banyaknya temuan terkait…

24 jam yang lalu