PERTANIAN

Kementan Percepat Implementasi Kartu Tani

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan), melaui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), melakukan percepatan implementasi Kartu Tani. Khususnya, untuk wilayah Jawa, Madura, Kabupaten Sumbawa, dan Sumbawa Barat. Daerah-daerah menjadi pilot project Kartu Tani sebelum dilakukan secara nasional.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, sosialisasi percepatan implementasi Kartu Tani tidak hanya dilakukan di wilayah pilot project.

“Sosialisasi kita lakukan di seluruh wilayah Indonesia melalui Sosialisasi Virtual secara bertahap di masing-masing Provinsi,” tutur Mentan SYL, Rabu (10/06/2020).

Sementara Dirjen PSP Kementan Sarwo Edhy mengatakan, percepatan implementasi kartu tani berbasis e-RDKK ini adalah tindak lanjut dari rekomendasi BPK dan KPK serta surat dari Kementerian Keuangan.

“Tujuannya agar mempercepat penggunaan kartu tani dalam menyalurkan pupuk bersubsidi sehingga lebih tepat sasaran dan dapat meningkatkan efisiensi anggaran Subsidi Pupuk Tahun 2020,” terang Sarwo Edhy.

Menurutnya, e-RDKK yang berdasar pada NIK memberi manfaat dalam pengendalian pemanfaatan subsidi. Pupuk dapat disalurkan per petani/NIK/ha, sehingga lebih terkontrol karena dilakukan melalui sistem.

“E-RDKK juga memberikan kemudahan dalam terbangunnya database seluruh penerima subsidi pupuk. Data itu mudah diakses baik pada tahun berjalan maupun tahun sebelumnya. Sehingga, pemantauan tiap level pengajuan kebutuhan pupuk lebih mudah. Sistem ini diharapkan dapat membuat alur pupuk bersubsidi lebih transparan dalam pengusulan dan pengalokasiannya,” katanya.

Dijelaskannya, kebijakan pemerintah dalam pengelolaan Belanja Subsidi dilakukan agar lebih tepat sasaran, efesien, dan akuntabel. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan arah kebijakan pupuk bersubsidi tahun 2020 usulan RDKK semua provinsi sudah memggunakan sistem e-RDKK.

“Kenapa Kartu Tani berdasarkan e-RDKK ini perlu? Karena kondisi di lapangan sebelumnya adalah penerima subsidi ini belum terdata dengan baik. Masih banyak duplikasi, orang yang meninggal masih terdaftar, sehingga berakibat pada sasaran yang kurang tepat. Maka dengan pendataan melalui aplikasi berbasis NIK diharapkan menjadi solusi tepatnya penyaluran pupuk bersubsidi,” jelasnya.

Selain itu pada tahun tahun sebelumnya verifikasi penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan secara manual yang berakibat pada lambatnya pembayaran subsidi pupuk, maka saat ini diatasi dengan penebusan langsung melalui mesin EDC dan kartu tani yang terdapat di kios-kios pupuk.

Menurutnya, Kendala dan Solusi dalam implementasi kartu tani antara lain petani yang belum masuk e-RDKK. Untuk itu, Sarwo Edhy mengatakan harus dipastikan petani tersebut telah berkelompok, atau bisa menghubungi petugas penyuluh setempat untuk mendaftar dengan membawa KTP

“Buat petani yang belum memiliki Kartu Tani, pastikan namanya sudah masuk di e-RDKK. Caranya, bisa dibantu oleh kios atau penyuluh untuk berkoordinasi dengan petugas Bank pelaksana,” jelasnya.

Recent Posts

IPW Apresiasi Polda Jabar Tangkap Tersangka Penyiksaan dan Penyekapan YTR, Desak Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

MONITOR, Jakarta – Indonesian Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…

46 menit yang lalu

Jangan Korbankan Cadangan Strategis Demi Smelter, Pemerintah Diminta Konsisten Batasi Produksi Nikel

MONITOR, Jakarta - Transisi Bersih meminta Pemerintah Indonesia tidak menambah kuota produksi nikel pada tahun…

4 jam yang lalu

Sambut Kepulangan PPIH Daker Makkah, Menhaj Apresiasi Dedikasi Petugas dan Tegaskan Penguatan Kualitas Layanan

MONITOR, Tangerang - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyambut kepulangan kelompok pertama Petugas…

7 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Minta Pelaku Penyekapan Perempuan Dihukum Berat, Dorong Polri Tingkatkan Keamanan Warga

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta agar pelaku kasus penyekapan…

7 jam yang lalu

Pemadaman Listrik Bergilir Masih Pelik, Legislator Minta Pejabat yang Bertanggung Jawab Mundur!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam kembali meminta PT PLN (Persero)…

7 jam yang lalu

DPR Minta Agar Ketersediaan Solar dan Pupuk Subsidi Jadi Prioritas Program Pemerintah Tahun 2027

MONITOR, Jakarta - Berbagai kementerian/lembaga meminta tambahan anggaran untuk program Pemerintah di tahun 2027. Di…

7 jam yang lalu