Antisipasi PHK, Bank DKI Diminta Utamakan Relaksasi Pinjaman dan Pajak

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi saat rapat bersama jajaran Bank DKI dan Komisi B

MONITOR, Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, mengakui bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak besar bagi perekonomian negeri ini. Di tengah kondisi sulit ini, ia mengatakan semua pihak pasti ingin bisa bertahan melewatinya.

“Kita semua sepakat bahwa pandemi Covid-19 ini telah berdampak banyak pada berbagai macam bidang perekonomian. Semua pun dipastikan ingin bertahan di tengah cobaan ini,” ujar Pras, saapan akrab Prasetyo, saat rapat bersama jajaran Bank DKI dan Komisi B DPRD DKI, Selasa (9/6).

Salah satu hal yang dia sorot dalam rapat tersebut yakni ancaman pemutusan hubungan kerja atau PHK. Untuk mengantisipasi hal itu, Pras berpesan kepada mitra rapatnya agar selalu mengutamakan bantuan kepada UMKM, baik berupa relaksasi pinjaman ataupun pajak.

“Saya berpesan kepada jajaran Bank DKI pada rapat kerja Komisi B DPRD DKI tadi sore untuk memprioritaskan bantuan kepada UMKM dalam bentuk relaksasi pinjaman maupun pajak,” imbuh politikus PDI Perjuangan ini.

“Ini penting untuk mengantisipasi PHK permanen dan masif,” pungkasnya.