Jajaran Polres Metro Depok Diwajibkan Ikuti Rapid Test Corona

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah

MONITOR, Depok – Walau hampir tiga bulan pandemi Covid-19 melanda Kota Depok,
1600 Personil Polres Metro Depok akhirnya diwajibkan menjalani rapid test.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, rapid test untuk gelombang pertama sebanyak 700 personil. Dirinya menilai, langkah ini penting dilakukan mengingat anggota Polri adalah profesi yang memiliki resiko tinggi, terlebih ditengah situasi pandemi.

“Karena ada beberapa petugas yang rentan, salah satunya anggota Polri yang melaksanakan tugas PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), cek poin,” jelas Kombes Azis, Rabu (27/05/2020).

“Hari ini ada bantuan hallodoc bekerja sama dengan pemkot dalam hal ini dibawah wali kota bekerja sama dengan Gugus Tugas, dan Kodim. Sasarannya kali ini adalah anggota Polri,” kata

Rapid test ini nantinya akan dilanjutkan ke masyarakat umum dengan lebih mengunduh aplikasi hallodoc.

Lebih lanjut Azis mengungkapkan, proses ini penting  untuk dilakukan, terlebih bagi petugas yang berada di lapangan. “Sehingga kalau ada yang terpapar (reaktif) akan dikarantina 14 hari, dipisahkan dengan yang sehat,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya akan melakukan protokol kesehatan jika didapati ada personil polres yang terindikasi Covid-19. “Bagi yang sudah positif kita siapkan di Rumah Sakit Kramat Jati atau di Rumah Sakit Brimob,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menuturkan, rapid test massal ini adalah salah satu langkah strategis untuk penanganan Covid-19.

“Karena ini emergency situasional, kita juga kan enggak tahu kasus ini berakhirnya kapan. Hari ini kita akan ada rapat dengan wali kota dan Forkompimda. Banyak hal akan dibahas,” tutupnya.