Categories: BERITAMEGAPOLITAN

Langgar PSBB, Satpol PP Tutup Toko Pakaian di Depok

MONITOR, Depok – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menutup sementara salah satu toko pakaian di wilayah Kacamatan Cipayung. Penutupan tersebut dilakukan karena toko tersebut tetap buka selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), terlebih menyebabkan kerumunan masyarakat di masa pandemi virus Corona atau Covid-19. 

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, menjelaskan penutupan sementara toko berawal dari warga sekitar yang melapor. Pasalnya, pada toko tersebut dipenuhi banyak orang hingga anak-anak yang tidak menggunakan masker.

“Setelah menerima pengaduan warga, tim kami segera datang dan menutup toko. Tujuannya agar tidak ada lagi pembeli yang berkumpul di toko tersebut,” katanya, Selasa (12/5).

Lienda mengatakan, pihaknya telah mengingatkan kepada pemilik toko untuk tidak buka selama PSBB. Jika melanggar, akan diberikan teguran tertulis dan diberikan sanksi administrasi.

Lienda pun berpesan kepada masyarakat dan pemilik usaha di Kota Depok untuk mematuhi aturan yang berlaku selama PSBB. Karena, hal tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Sebab butuh dukungan dari masyarakat dan pemilik usaha di Kota Depok.

“Dimohon agar masyarakat dapat terus meningkatkan kesadarannya dan bekerjasama dengan pemerintah untuk patuh dan disiplin pada ketentuan PSBB. Dengan begitu, dapat cepat menekan penyebaran Covid-19 di Kota Depok,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

5 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

5 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

5 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

18 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

20 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

22 jam yang lalu