BERITA

NasDem Keberatan Gedung Sekolah di DKI Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta berpikir ulang ketika akan mengunakan gedung sekolah untuk jadi tempat karantina pasien terinfeksi Covid-19. Hal itu diutarakan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino

Pasalnya, beberapa fraksi di DPRD DKI menyatakan menolak. Apabila tetap dilakukan, maka bakal menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Saya pikir menjadikan Gedung Sekolah sebagai tempat karantina pasien Covid-19 bukanlah solusi yang baik. Justru akan menimbulkan keresahan atau masalah baru di masyarakat. Oleh karenanya Fraksi NasDem DPRD DKI dengan tegas menolak,” ujar Wibi Andrino kepada wartawan melalui sambungan telponnya.

Menurut Wibi, dekatnya letak gedung sekolah dengan pemukiman penduduk menjadi penyebab polemik munculnya keresahan dan ketakutan masyarakat.

“Disini nantinya masalah baru itu justru akan muncul,” tegasnya.

Wibi pun menyarankan Pemprov DKI untuk menggunakan gedung lain. Karena pihaknya yakin masih banyak gedung yang ada di Jakarta yang layak dan bisa digunakan untuk merawat pasien terinfeksi Covid-19.

“Selama gedung tersebut jauh dari pemukiman warga, tidak ada masalah. Yang masalah itu kalau gedung tersebut ada dekat atau bahkan ada ditengah-tengah pemukiman itu yang kami tolak,” tandasnya.

Tak hanya itu, Wibi pun meminta Pemprov DKI tak hanya memikirkan pasien terinfeksi virus korona saja. Menurutnya, psikologi masyarakat pun perlu diperhatikan.

Pemprov DKI, kata dia, harus mempelajari cara negara lain melakukan langkah serupa. Pembelajaran itu diperlukan untuk mengatur strategi penanganan Covid-19 di Jakarta.

“Harusnya kajian dan pencarian akan lokasi yang tepat untuk orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan pasien positif ini jauh lebih bijak,” pungkasnya.

Recent Posts

Kecam Serangan AS-Israel, MUI: Melanggar Hukum Internasional

MONITOR, Jakarta — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, mengecam keras…

2 jam yang lalu

Kemenperin Pacu Implementasi TKDN melalui Sertifikasi Profesi Verifikator

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna…

3 jam yang lalu

Gus Yahya Temui Dubes AS Bahas Perdamaian Timur Tengah

MONITOR, Jakarta — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf melakukan…

5 jam yang lalu

Campuspreneur Expo Hadirkan 30 Wirausahawan Muda Potensial di Kalangan Mahasiswa

MONITOR, Surakarta – Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret(UNS) menggelar pameran Campuspreneur Expo yang diikuti 30 wirausahawan potensial dari kalangan mahasiswa. Pameran digelar di…

5 jam yang lalu

Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…

5 jam yang lalu

Klaim Harga Bahan Pokok Stabil Pasca-Lebaran 2026, Mendag: Daya Beli Masyarakat Menguat

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan mencatat stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026,…

10 jam yang lalu