BERITA

Keluarga Besar FIA Unkris Bagikan 260 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka membantu beban masyarakat kecil terdampak Covid-19, keluarga besar Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Krisnadwipayana (Unkris) membagikan sebanyak 260an paket sembako bagi warga kurang mampu dan anak yatim, Rabu (22/4).

Kegiatan yang diinisiasi Departemen Sosial Masyarakat BEM FIA ini melibatkan sejumlah jajaran Pimpinan Fakultas, Dosen, Karyawan, Mahasiswa hingga para Alumni.

“Awalnya ini adalah program Departemen Sosial Masyarakat BEM FIA, karena merasa terpanggil dengan kondisi masyarakat kita yang banyak terdampak (Covid-19), lalu saya turut andil untuk menyukseskan kegiatan tersebut dengan melibatkan semua pihak di fakultas termasuk Pimpinan, Dosen, karyawan, Mahasiswa dan Alumni,” ujar Wakil Dekan III FIA Unkris, Saefudin Zuhri, M.I.P yang juga mantan aktivis muda Muhammadiyah Ciputat.

Sementara itu, Ketua BEM FIA Unkris Juliardi mengatakan, paket sembako tersebut dibagikan kepada warga di sekitar kampus. Bantuan tersebut menyasar kalangan masyarakat pekerja informal yang kehilangan pendapatan harian secara signifikan, misalnya kuli bangunan, pedagang kaki lima, driver ojek online dan sebagainya.

“Laporan yang kami terima banyak dari kalangan pekerja informal tidak bisa makan karena pekerjaan mereka tidak ada, tetapi harus tetap di rumah, seperti kuli bangunan, hansip, pedagang bakso yang pake gerobak dan driver ojek online. Kami juga memperhatikan di lingkungan unkris sendiri seperti mahasiswa, satpam dan karyawan yang butuh perhatian kita,” terang Juliardi.

Dalam teknis pembagian sembako, pihaknya melibatkan Ketua RT setempat dan koordinator lapangan dari relawan FIA Unkris. Pada proses pendistribusian, para relawan juga memperhatikan standar pencegahan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Ketua Dewan Perwakilam Mahasiswa (DPM), Ivan Giovani, yang ikut terjun ke lapangan mengaku mendapatkan banyak masyarakat tidak mampu yang belum tercatat di kelurahan.

“Di lapangan masih banyak kalangan yang tidak terdata oleh pihak kelurahan, kasihan sekali. Rata-rata mereka merupakan orang-orang perantau yang ngontrak, tidak memiliki KTP Jakarta atau Bekasi dan pekerjaan mereka serabutan. Kalangan ini yang sebenarnya yang paling terdampak PSBB,” ujar Ivan.

Untuk penyaluran bantuan ini, Ketua Departemen Kesmas BEM FIA Marsya menambahkan bantuan sembako akan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama ada sebanyak 200 paket, adapun tahap kedua akan diberikan 60 paket lagi.

“Sebanyak Rp24 juta lebih dana yang terkumpul, kami konversi kedalam bentuk paket sembako. Pembagian paket di tahap pertama sudah 200 paket, Insha Allah pembagian tahap kedua masih ada 60 paket lagi akan kami bagikan kemudian,” ujar Marsya.

Recent Posts

Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…

4 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Menjadi Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…

9 jam yang lalu

Analis: Listyo Sigit di KSP Perkuat Perspektif Keamanan dalam Pengawalan Pembangunan

MONITOR, Jakarta - Perpindahan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri ke Kepala Staf…

9 jam yang lalu

Panen Padi Temanggung Tembus 10,2 Ton/Ha, Komisi IV DPR dorong Pemupukan Berimbang

MONITOR, Temanggung - Produktivitas padi di demplot seluas 5 hektare di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto,…

11 jam yang lalu

Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya meningkatkan akurasi, transparansi, dan kualitas pelayanan ibadah haji, Menteri bersama…

16 jam yang lalu

Analis Meyakini Kapolri Baru Mampu Melanjutkan Transformasi Polri Berkesinambungan

MONITOR - Transformasi Polri tidak boleh ikut berganti setiap kali tongkat komando berpindah tangan. Di…

16 jam yang lalu