Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Demokrat Irwan (dok: Pontas)
MONITOR, Jakarta – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta akan sia-sia jika operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tetap beroperasi. Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Irwan, menanggapi usulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan sementara operasional KRL, kepada awak media, di Jakarta, Jumat (17/4).
“Ya pasti sia-sia, kalau KRL masih beroperasi,” tegas Irwan.
Ia mengatakan, seharusnya pemerintah pusat dan daerah juga menyiapkan opsi angkutan umum, sebelum nantinya menghentikan oprasional KRL.
Di sisi lain, Irwan menilai, PSBB sebenarnya tidak efektif menekan penyebaran virus Covid-19, lantaran hanya membatasi ruang gerak masyarakat di luar rumah.
“Inilah kelemahan PSBB, karena masih memperbolehkan aktifitas bekerja sebagian masyarakat. Beda halnya jika karantina wilayah, mereka di rumah saja tetapi hidupnya dijamin,” tegas Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) itu.
“Makanya, dari pertama saya teriaknya DKI Jakarta harusnya karantina wilayah, artinya sekaligus moda transportasi itu dihentikan operasionalnya,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…
MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…
MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…
MONITOR, JOMBANG - Momentum Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,…