Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Di tengah pandemi wabah virus Corona yang belum membaik, politikus senior Fahri Hamzah mendesak Presiden Joko Widodo agar segera membebaskan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang kini telah berusia 71 tahun.
Terlebih, dikatakan Fahri, saat ini negara adidaya Amerika Serikat (AS) tengah berkonflik dengan China. Dimana, Fahri menjelaskan AS mengancam akan menghentikan bantuan pembiayaan ke organisasi kesehatan dunia (WHO).
“Presiden AS mau hentikan bantuan pembiayaan ke WHO karena dianggap ‘main mata’ dengan China, maka ini saatnya presiden Jokowi bebaskan Prof. Siti Fadilah. Akan makin jelas bahwa beliau dipenjara karena melawan para raksasa. Mumpung mereka lagi berantem,” ujar Fahri Hamzah dalam keterangannya, Jumat (17/4).
Eks Wakil Ketua DPR RI mengatakan, seharusnya tidak ada hambatan bagi pemerintahan pak Jokowi untuk membebaskan Siti Fadilah. Menurutnya, penganiayaan kepada Siti Fadilah tidak dalam masa rezim ini.
“Saya tau lobby yang ingin menyumbat mulut beliau kuat sekali. Bahkan terakhir saya dengar beliau tidak mendapatkan keringanan karena dituduh ‘dekat’ dengan kelompok radikal dan teroris. Semoga pak Jokowi mendengar apa yang benar. Bebaskan Siti Fadilah adalah suatu yang benar,” tegas inisiator pendiri Partai Gelora.
Dengan membebaskan Siti Fadilah, Fahri yakin presiden Jokowi akan memiliki kesempatan untuk mendengar sisi lain dari percaturan global terkait Covid-19.
MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…
MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…
MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…
MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…