Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien (ilustrasi: ANTARA FOTO)
MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan kasus Covid-19. terkini. Catur Laswanto, dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, memaparkan jumlah tenaga kesehatan yang positif terinfeksi Covid-19 sejumlah 174 orang.
Adapun jumlah pasien yang meninggal ada 2 orang, dan 23 orang dinyatakan sembuh. Data ini tersebar di 41 Rumah Sakit, 1 klinik, dan 4 Puskesmas di Jakarta.
“Sementara itu, dari total 2.082 orang kasus positif, 142 orang dinyatakan telah sembuh dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 195 orang. 1.278 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 467 orang melakukan self isolation di rumah. Sebanyak 867 orang masih menunggu hasil laboratorium,” tutur Catur.
Dijabarkan Catur, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.897 orang (2.333 sudah selesai dipantau dan 564 masih dipantau) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.394 orang (1.263 sudah pulang dari perawatan dan 1.131 masih dirawat).
Lanjut Catur, Pemprov DKI Jakarta juga masih terus melakukan rapid test di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Sampai dengan Sabtu, 11 April 2020, total sebanyak 36.393 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 3,2 persen, dengan rincian 1.148 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 35.245 orang dinyatakan negatif.
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…