BERITA

Polisi Jakut Dapat Bantuan APD dari Anggota DPRD DKI Jakarta, Ini Kata Kapolres

MONITOR, Jakarta – Untuk membantu pencegahan dan penanganan wabah Covid-19, Polres Jakarta Utara (Jakut) mendapat bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari anggota DPRD yakni Dimas Raditya Soesatyo dari Fraksi Golkar dan Jupiter dari Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta.

Bantuan yang berupa 4.000 masker kain, 100 botol hand sanitizer, dua unit alat semprot, serta 100 paket sembako tersebut diserahkan langsung kepada Kapolres Jakut, Kombes Polisi Budhi Herdi Susanto.

Budhi mengatakan, hand sanitizer, masker dan APD sangat dibutuhkan ditengah merebaknya wabah Covid-19 saat ini. Belakangan, pihaknya juga sudah membuka posko untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Selain bagi petugas, kami juga akan salurkan pada masyarakat yang membutuhkan. Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan,” tuturnya.

Menurut Budhi, bantuan APD dan tentunya barang-barang ini akan sangat berguna karena dibutuhkan oleh masyarakat. Sesuai komitmen, polisi juga membuka posko kemanusiaan sehingga bantuan bantuan yang diterima dari semua pihak akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk untuk pengamanan petugas saat membantu menangani pasien Covid-19.

“Karena memang kami juga membutuhkan untuk kegiatan kami untuk pengamanan kami itu sendiri. Tapi kita fokuskan dan lebih banyak diberikan atau disalurkan kepada warga dan tenaga medis,” terangnya.

Anggota Komisi C DPRD DKI Dimas Raditya Soesatyo berharap, pemberian APD ini bisa memudahkan dan menjaga petugas saat melayani warga dari penyebaran virus COVID 19. Karena itu, Ia berharap dukungan dari berbagai pihak untuk bersama-sama memerangi penyebaran wabah.

“Kami harap semua anggota dewan dan pengusaha atau mereka yang diberi Rizki lebih oleh Allah SWT bisa ikut berpartisipasi juga memberikan bantuan. Karena kita harus bersatu menghadapi penyebaran wabah ini,” tandas putra dari Ketua MPR Bambang Soesatyo itu.

Senada dengan Dimas, anggota Komisi C lainnya, Jupiter mengatakan, ditengah merebaknya wabah Covid-19 ini petugas para medis dan kepolisian merupakan bagian dari garda terdepan pelayanan publik. Diiharapkannya bantuan tersebut mengantisipasi anggota kepolisian terpapar virus Covid-19.

“Petugas bertugas siang malam selalu berada di lapangan bersentuhan dengan masyarakat. Kalau tidak dilengkapi APD rawan terpapar,” pungkas Jupiter.

Recent Posts

HPE Maret 2026, Harga Emas Melonjak, Konsentrat Tembaga Terkoreksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE)  konsentrat tembaga (Cu ≥ 15…

1 jam yang lalu

TPG Madrasah 2026 Belum Cair? Ini Penjelasan Dirjen Pendis Kemenag

MONITOR, Jakarta - Tunjangan Profesi Guru (TPG) madrasah lulusan Program Pendidikan Guru (PPG) 2025 belum…

3 jam yang lalu

Saudi Perketat Aturan Katering dan Hotel Jemaah Umrah Ramadan

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengimbau kepada para peziarah atau jemaah umrah pada…

5 jam yang lalu

Menag Bedah Bedanya Mukhlis dan Mukhlas untuk Abdi Negara

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya transformasi kualitas sumber daya manusia (SDM)…

8 jam yang lalu

Spring Fair 2026 Inggris, UMKM Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp10,76 Miliar

MONITOR, Birmingham - Sebanyak sembilan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia yang mayoritas digawangi…

10 jam yang lalu

Kemenag Gelar Takjil Pesantren, Bahas Proyeksi Santri Masa Depan

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kementerian Agama menggelar kegiatan Takjil Pesantren yang dirangkai dengan Talkshow…

16 jam yang lalu