Luhut Ancam Pidanakan Said Didu, PSI: Ini Pukulan bagi TNI

Politisi PSI Muannas Alaidid (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, tak terima atas tudingan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, terkait penanganan Corona di Indonesia. Menurutnya, statemen tersebut telah menyudutkan dirinya.

Sebagaimana diketahui, Luhut dinilai mementingkan keuntungan pribadi saja tanpa memikirkan penanganan virus corona.

Melalui Juru Bicaranya, Luhut mengancam akan memidanakan Said Didu jika tidak meminta maaf atas pernyatannya itu.

Widget Situasi Terkini COVID-19

“Bila dalam dua kali 24 jam tidak minta maaf maka kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” ujar Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi, melalui keterangan tertulis, Jumat (3/4).

Terkait hal ini, Politikus PSI Muannas Alaidid menilai wajar jika Luhut bereaksi keras dan menyeret Said Didu ke ranah hukum.

“LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) bukan bagian orba karirnya redup di era otoritarian itu, wajar kalo LBP bereaksi dan hari ini terpaksa gunakan haknya sebagai warga negara unt membawa fitnah ini ke ranah hukum,” ujar Muannas Alaidid dalam keterangannya, Sabtu (4/4).

Ia mengatakan, tuduhan yang dilakukan Said Didu bukan hanya mencederai kehormatan Luhut, tetapi juga pukulan bagi keluarga besar TNI.

“Tuduhan Said Didu tidak hanya menyangkut kehormatan beliau, keluarga tapi ‘pukulan’ bagi keluarga besar TNI,” tandasnya.