BERITA

Cegah Penyebaran Covid-19, Anies Minta Camat dan Lurah Jaga Wilayah

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta kepada seluruh camat dan lurah untuk menerapkan pembatasan di wilayahnya. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Ibu Kota semakin meluas.

Ia menyebut, setiap wilayah yang masih bersih dari serangan virus corona, maka harus melakukan pembatasan wilayah. Sehingga, setiap pergerakan masyarakat akan selalu terpantau.

Hal itu Anies sampaikan kepada wali kota dan bupati dalam rapat teleconference yang diunggah ke akun youtube Pemprov DKI pada Minggu 29 Maret 2020.

“Biasanya langsung (pembatasan) disebut lockdown dan lain-lain. Intinya di tempat yang bersih harus ada kontrol atas pergerakan orang. Orang keluar masuk harus ada pengendaliannya,” kata Anies seperti dikutip dalam rapat teleconference yang diunggah ke akun Youtube Pemprov DKI.

Anies menyebut, dirinya akan memberikan data wilayah mana saja yang masih bersih dari kasus Covid-19 kepada setiap wali kota dan bupati untuk nantinya disampaikan ke para camat dan lurah.

“Saya mau minta kepada para wali kota untuk menggerakan jajaran di bawahnya dari mulai Camat Lurah RW RT bahkan termasuk mungkin karang taruna, untuk membuat batas-batas menjaga wilayah bersih tidak tertular,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan itu tak menghalangi orang untuk beraktivitas. Namun, hanya mengontrol dan mendeteksi ke mana mereka akan pergi saat meninggalkan kawasan yang steril dari virus corona.

“Orang mau pergi misalnya, dari satu RW ke tempat lain dia bisa ngecek dia akan berhubungan dengan orang yang berisiko atau nggak, akan datang ke tempat yang berisiko atau nggak,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

3 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

6 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

19 jam yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

22 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

23 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

1 hari yang lalu