Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti
MONITOR, Jakarta – Ditengah situasi darurat akibat pandemi wabah virus Corona, pemerintah berupaya menekan laju arus mobilisasi masyarakat terutama bagi perantau yang berencana melakukan mudik lebaran Idul Fitri tahun ini.
Hal ini dilakukan semata-mata untuk memutus rantai penularan wabah Covid-19 dari ibu kota ke daerah-daerah tujuan.
Terkait hal ini, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyarankan agar masyarakat sebaiknya tidak memaksakan diri mudik lebaran jika kondisinya tidak mendesak.
“Jika tidak benar-benar mendesak, sebaiknya masyarakat tidak memaksakan diri untuk mudik pada Idul Fitri, Syawal 1441 H,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangannya, Kamis (2/4).
Ia menjelaskan, sejatinya pelaksanaan silaturrahim ini bisa dilakukan melalui cara-cara yang lain, misalnya menunggu situasi aman dan membaik terlebih dahulu.
“Silaturrahim dapat dilaksanakan dengan cara lain dan pada waktu yang lain apabila situasi sudah membaik dan aman,” terangnya.
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendatangi Gereja Katedral, Jakarta, untuk melayat Uskup Emeritus…
MONITOR, Makassar - Panglima Komando Operasi Udara II Marsda TNI Deni Hasoloan S., menyambut kedatangan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa semua biaya untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG)…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrohman, menyatakan bahwa arus mudik tahun ini…
MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di…
MONITOR - Analis Sosial Politik dan Komunikasi Kebijakan Publik Syukron Jamal mendukung dan mengapresiasi gerak…