Anggota DPR dapil Kaltim dari Fraksi Demokrat Irwan (dok: Gatra)
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Irwan, meminta agar pelaksana tugas (Plt) Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan untuk menghentikan operasional bus AKAP dari dan ke DKI Jakarta.
Hal itu dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran virus corona di Ibu Kota yang saat ini berkondisi zona merah.
“Saya meminta Kemenhub untuk menghentikan operasional bus AKAP untuk sementara waktu ke depan,” kata Irwan kepada wartawan, Jakarta, Rabu (1/4).
“Inginnya saya agar Jakarta karantina wilayah, jadi bicara pembatasan bukan hanya terkait operasional bus, tetapi juga Moda transportasi lain yang keluar Jakarta,” tambahnya.
Seharusnya, sambung politikus Demokrat ini, pemerintah pusat harusnya dalam penanganan wabah Wuhan ini bekerja mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Analisa ekonominya kesampingkan aja dulu, karena saya pikir tidak signifikan dengan kondisi social distancing saat ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyanyangkan langkah Luhut yang tidak merestui permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sebelumnya meminta penghentian operasional bus AKAP.
“Saya pribadi mendukung kebijakan Pemprov DKI yang ingin menghentikan operasional bus AKAP, karena aktifitas bus tersebut termasuk salah satu penyebab penyebaran virus covid-19 ke provinsi lainnya, begitupun sebaliknya,” pungkasnya.
MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…
MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…
MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat…
MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…