BERITA

Rencana Ridwan Kamil Gelar Test Massal di Stadion Dinilai Tak Efektif

MONITOR, Jakarta – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berencana akan melakukan test massal virus Corona di sejumlah stadion olah raga di Jawa Barat (Jabar). Namun rupanya kebijakan ini menuai kritikan.

Pasalnya, berdasarkan imbauan pemeritah pusat dan maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Maklumat bernomor Mak/2/III/2020 yang ditanda-tangani Kapolri langsung, mengimbau agar sebisa mungkin menghindari kerumunan, mobilitas warga dan penumpukan massa.

“Saya yakin sekali dengan menggunakan gedung olah raga atau stadion untuk tes massal virus Corona maka disana akan terjadi kerumunan orang. Jadi kami sangat berharap, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Mordano meninjau ulang rencana test massal yang akan dilakukan di wilayah Jawa Barat (Jabar) ini,” ujar Ketua Solidaritas Aksi Perubahan Untuk Indonesia (SAPU INDONESIA) Harry Ara Hutabarat, Senin (23/3).

Harry pun mengusulkan dari pada mengunakan stadion olah raga lebih baik dengan menggunakan pelibatan Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) di tingkat kelurahan. Dengan melibatkan kelurahan lebih efektif namun harus sesuai standar pelayanan yang ada dalam penanganan Covid 19.

“Dengan melibatkan Puskemas saya kira lebih efektif. Orang tak perlu dihadirkan jauh-jauh dan berkerumun di Gedung Olah Raga yang justru berpotensi menambah resiko penularan Covid -19 baik dijalan maupun di titik kumpul,” terangnya.

Sepertinya diketahui, Gubernur Jabar Ridwal Kamil berencana menggunakan stadion olah raga untuk melakukan tes virus Corona secara massal. Stadion yang akan dipakai diantaranya, Stadion Patriot Candrabhaga akan difungsikan untuk rapid test bagi warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, hingga Karawang.

Stadion Pakansari rencana untuk warga Bogor Kota, Kabupaten serta Depok dan Stadion Jalak Harupat juga akan difungsikan sebagai lokasi rapid test COVID 19 untuk daerah Bandung dan sekitarnya. Penunjukan lokasi Test massal ini dilakukan sambil menunggu peralatan medis yang disediakan oleh pemerintah pusat.

Recent Posts

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

10 jam yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

1 hari yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

1 hari yang lalu

HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan…

1 hari yang lalu