Ilustrasi: Petugas PMI Kota Depok melakukan penyemprotan disinfektan. (Foto: istimewa)
MONITOR, Depok – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok berencana kembali melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah wilayah.
Hari ini, Senin (23/03/2020) PMI Depok akan melakukan penyemprotan di 14 tempat yang menjadi fasilitas publik, mulai dari sekolah, tempat ibadah, dan perkantoran.
Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono, mengatakan kegiatan tersebut sebagai implementasi dari Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok tentang Siaga Intensif Covid-19. Salah satu poinnya yaitu melakukan penyemprotan disinfektan pada area publik.
“Kegiatan tersebut sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19, serta membantu pemerintah dalam pelayanan kesehatan,” kata Sidik Mulyono, menuruskan informasi dari PMI Kota Depok, Minggu (22/3) malam WIB.
Sidik merinci, 14 tempat yang akan disterilisasi itu antara lain empat tempat ibadah, tiga bangunan sekolah, lima bangunan kantor, dan dua fasilas publik lainnya.
“14 fasilitas publik tersebut diantaranya, SMN 3 Depok, SDN Mekar Jaya, kantor Samsat, kantor Imigrasi, kantor Pengadilan Negeri, Masjid, Gereja, dan fasilitas publik lainnya,” ujarnya.
Sidik menegaskan, penyemprotan disinfektan tersebut akan terus dilakukan PMI Depok di fasilas publik secara masif, guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.
“Penyemprotan di tempat-tempat yang memang dianggap rawan terhadap kemungkinan penyebaran Covid-19 akan terus dilakukan. Ini untuk memutus mata rantai penyebarannya,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan bahwa potensi besar…
MONITOR, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan (SSR) mengecam keras pernyataan Wakil…
MONITOR, Jakarta - Keputusan Indonesia bergabung sebagai anggota pendiri Board of Peace, sebuah inisiatif yang…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan arah pembangunan nasional yang berfokus pada…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak boleh…