Jumat, 9 Desember, 2022

Soal Konflik Apartemen Mediterania, Ketua P3SRS: Kami Pengurus yang Sah!

MONITOR, Jakarta – Konflik kepengurusan Apartemen Mediterania Palace, Kemayoran Jakarta Pusat masih berlanjut. Itu tak lain lantaran kepengurusan lama yang digawangi oleh Ikhsan Cs masih bercokol. Padahal sejak keluarnya Surat Keputusan (SK) Dinas Perumahan (Disperum) DKI Nomor 272 tahun 2019 kepengurusan sah adalah Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) dibawah komando Khairil Poloan.

SK Disperum nomor 272 itu sendiri isinya tentang Pencatatan dan Pengesahan Susunan Pengurus dan Pengawas Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Mediterania Palace Residences.

“Saya sendiri tidak ngerti kenapa mereka yang menjadi oknum ini masih bercokol. Padahal sudah jelas kami ini pengurus yang sah berdasarkan SK Disperum no 272 tahun 2019,”tegas Ketua P3SRS Khairil Poloan.

Dikatakan Khairil, keabsahan P3SRS yang dikordinirnya sudah mendapat legalitas. Saat melakukan banding, berdasarkan putusan tata usaha negara (PTUN) pertama terbit 23 April 2019.

- Advertisement -

“Setelah adanya keputusan PTUN itu, P3SRS telah dapat melakukan tugas dan kewajibannya dalam pengelolaan Apartemen, tetapi pihak kepengurusan lama dibawah saudara Ikhsan (Wakil Pengembang), tidak mau melakukan serah terima kepengurusan lama yang telah demisioner sejak tanggal 5 Januari 2019 kepada kepengurusan baru (P3SRS) yang 100% adalah warga pemilik Apartemen Mediterania Kemayoran,” terangnya.

Menurut Khairil, akibat kepengurusan lama tak mau hengkang, kerja pengurus baru jadi terhambat.

“Sebagai pengurus yang sah kami ingin
menjalankan kewajiban sebagai pengurus, karena banyak juga yang harus dibenahi di apartemen diantaranya terkait kenyamanan warga,”imbuhnya.

Tak hanya itu disebutkan Khairil, pengurus lama pun masih kerap melakukan intimidasi kepada penghuni dengan mematikan lampu dan lift.

“Atas kejadian seperti ini kami penghuni apartemen berharap hukum bisa ditegakkan di apartemen ini dengan langkah-langkah yang implementatif,” harapnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER