BERITA

Bikin Antrian Panjang, Anies Diminta Cabut Pembatasan Frekuensi Transportasi

MONITOR, Jakarta – Pembatasan transportasi publik yang diberlakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menuai sorotan. Pasalnya, langkah antisipatif yang diambil Gubernur DKI Anies Baswedan itu justru menghambat aktifitas masyarakat ibukota yang tetap bekerja ke kantor.

Pembatasan jumlah transportasi massal seperti Bus TransJakarta atau MRT, dan durasi pemberangkatan setiap 20 menit justru membuat antrian panjang. Terkait hal ini, Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari protes.

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Eva meminta agar Anies kembali mencabut kebijakan pembatasan frekuensi transportasi publik di ibukota. Politikus asal Nganjuk, Jawa Timur, ini menilai kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah belum disambut baik oleh sejumlah pihak.

“Demi Allah mas Gubernur Anies Baswedan, mohon cabut kebijakan pembatasan frekwensi transportasi di DKI. WFH belum direspon semua sektor, kasihan para pekerja,” ujar Eva Sundari dalam keterangannya, Senin (16/3).

Eva menyatakan, imbauan agar publik menjaga jarak dan mengurangi intensitas di luar belum efektif. Ia pun meminta agar transportasi umum di Jakarta kembali dinormalkan.

“Social Distancing gak efektif tanpa kebijakan transportasi yang responsif. Segera normalkan untuk jam pergi dan pulang kantor,” imbuhnya berharap.

Recent Posts

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

3 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

1 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu