Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan
MONITOR, Jakarta – Jumlah pasien positif corona di Indonesia per hari Jumat, 13 Maret 2020 telah mencapai 69 orang. Mirisnya, dua pasien diantaranya tergolong balita. Sedangkan korban meninggal akibat virus mematikan tersebut sudah empat orang.
Melihat anak-anak menjadi korban virus Corona, Komisioner KPAI Retno Listyarti mendesak agar pemerintah meliburkan sekolah formal agar anak-anak tidak tertular penyakit Covid-19.
“Sekolah harus segera diputuskan untuk diliburkan, mengingat dan mempertimbangkan bahwa anak dapat tertular corona dari orang dewasa dan anak juga bisa saling menularkan,” ujar Retno Listyarti dalam keterangannya, Sabtu (14/3).
“Kita semua butuh energy besar untuk menghadapi corona. Lebih baik mencegah daripada mengobati banyak pasien yang positif corona,” tambahnya.
Dalam kasus balita terinfeksi Corona, Retno mengatakan ketika anak diiisolasi dengan orang tuanya, maka orangtuanya juga harus mendampingi. Selain itu, penting melibatkan dokter anak ketika sudah ada pasien anak.
“KPAI mendorong pemerintah untuk menyiapkan rumah sakit rujukan khusus anak dan pelibatan Ikatan Dokter Anak Indonesia karena memperlakukan pasien anak positif corona tentu saja berbeda dengan memperlakukan pasien dewasa. Perlu diingat bahwa, anak balita tidak mungkin diisolasi tanpa orang tuanya,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR, Muhammad Khozin mendukung langkah Pemerintah Pusat yang menggelontorkan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmennya untuk menghadirkan jalan tol yang lancar,…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Lulusan Perguruan Tinggi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komis IV DPR RI, Daniel Johan menyesalkan terjadinya kebakaran hebat di…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak…