PERTANIAN

Menteri Syahrul Harap Kopi Nasional Jadi Ajang Konsolidasi Dunia

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo berharap kopi nasional menjadi ajang konolidasi dunia dalam menghadapi isu dunia seperti virus corona.

“Tantangan dunia termasuk Indonesia hari ini adalah virus Corona. Bagaimana virus ini mampu mengintervensi hampir seluruh sektor kehidupan. Men-delay berbagai aktivitas usaha dunia,” kata di acara peringatan Hari Kopi Nasional yang dihelat di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Rabu (11/3).

Hari Kopi Nasional juga serentak diperingati oleh beberapa propinsi sentra penghasil kopi, yaitu Sulawesi Selatan, Riau, Sumatera Slatan, Jawa barat dan Jawa Timur.

“Apa kabar disana?. Semoga pagi ini, kita bersama-sama memulai, menjadikan kopi Indonesia sebagai kopi andalan dunia. Oleh karena itu kita harus persiapkan. Mulai dari lahan, bibit yang lebih ungul, riset-riset yang baik begitu juga budi dayanya, dan proses lainnya, sehingga kualitas kopi kita semakin terhebat di dunia,” kata Syahrul menyapa melalui teleconference.

Sebagai saah satu komoditi perkebunan unggulan sumber devisa negara, pada tahun 2018 nilai ekspor kopi menurut Mentan Syahrul mencapai 815,9 juta US$, dengan volume mencapai 279,9 ribu ton.

“Kopi Indonesia memiliki keunggulan dibandingkan dengan kopi-kopi dari negara produsen kopi lainnya, yakni cita rasa yang tinggi terutama untuk jenis kopi arabika dan telah diklaim sebagai kopi specialty, hal ini menjadi point plus yang baik bagi citra kopi Indonesia di pasar internasional yang perlu kita jaga dan promosikan yang lebih intensif,” ujarnya.

Ketua Dewan Kopi Indonesia (Dekopi), Anton Apriyantono, mengharapkan momentum peringatan hari Kopi Nasional 2020 menumbuhkan semangat baru untuk bersatu dan memperkuat sinergi pembangunan kopi nasional agar kopi Indonesia menjadi kopi yang unggul di dunia.

“Cita-cita itu tidak bisa terlaksana tanpa ada dukungan dari semua stakeholder, petani kopi, pelaku usaha, perbankan, dan pemerintah khususnya Kementerian Pertanian,” kata Anton.
Di tengah situasi seperti ini, Mentan Syahrul mengatakan bahwa sektor pertanian menjadi tumpuan harapan.

“Pengalaman-pengalaman yang sudah kita alami. Pertanian memiliki daya tahan yang kuat dalam setiap krisis. Oleh karena itu, kita semua harus bekerja sama termasuk para senior. Bantu dan bimbing kami. Sehingga pertanian pilar kebangkitan,” ujarnya.

Peringatan Hari Kopi Nasional 2020 yang diselenggarakan oleh Dekopi bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Badan Standarisasi Nasional (BSN) dihadiri dari berbagai kalangan seperti Sjarifuddin dan Justika Baharsjah Mantan Mentan, Bayu Krisnamurthi, Mantan Wakil Mentan, Kepala BSN, wakil Gubernur Bengkulu, Petani kopi dan pelaku usaha.

Recent Posts

Kolaborasi Jaga Kelancaran Arus Idulfitri, JTT Apresiasi Pengguna Jalan

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) membagikan bingkisan apresiasi kepada sejumlah pengguna jalan…

2 jam yang lalu

Dokter Spesialis Ungkap Makna Sel Darah Putih: Dari Sistem Imun hingga Nilai Kehidupan

MONITOR, Lebak – Sel darah putih atau leukosit tidak hanya berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh, tetapi…

3 jam yang lalu

Perang Iran vs Israel-Amerika Serikat dan Ilusi Persatuan Sunni-Syiah

Adriansyah (Ketua Ikatan Keluarga Alumni FISIP UIN Jakarta) Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat…

6 jam yang lalu

Panglima TNI Pimpin Sertijab dan Kenaikan Pangkat 57 Pati, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan

MONITOR, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab), pelantikan…

7 jam yang lalu

Koalisi Sipil: Indonesia Hadapi ‘Darurat Reformasi TNI’

MONITOR, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik wacana revitalisasi internal TNI yang…

8 jam yang lalu

Diskon Tol 30 Persen Dongkrak Arus Balik, 315 Ribu Kendaraan Melintas di Cikampek Utama

MONITOR, Cikampek – Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta mengalami…

12 jam yang lalu