BERITA

Tangani Banjir, Politikus PDIP: Pemerintah Pusat dan Daerah Harus Duduk Bareng

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sukur Nababan, mengatakan banjir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya akan mudah untuk diatasi. Menurutnya, langkah tersebut perlu ditangani bersama baik pemerintah pusat ataupun daerah.

“Ayo kita duduk bareng, kita tepikan perbedaan kita, perbedaan warna, perbedaan politik, perbedaan apapun, kita harus bersatu,  kita harus duduk bersama membicarakan. Sudah tidak bisa lagi kita saling menyalahkan, saatnya untuk berhenti kita saling menyalahkan,” kata Sukur, dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Banjir, Bencana atau Ketidakpahaman?” di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/2).

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah pusat dan daerah harus segera duduk bersama mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, perbedaan politik harus dihilangkan.

“Sudah saatnya berbicara terintegrasi tidak bisa lagi sepotong-sepotong, kota kabupaten membuat kebijakan sendiri, provinsi membuat kebijakan sendiri, pusat membuat kebijakan sendiri, sudah tidak itu lagi solusinya, tetapi duduk bersama bagaimana cara mengatasi,” kata Sukur.

Sukur menegaskan, musibah banjir ini harus segera diselesaikan. Mengingat, banjir ini mengakibatkan penderitaan yang sangat luar biasa dan dampak itu bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi dampak psikologis terhadap anak-anak.

“Saya tidak ada urusan dengan normalisasi dan apapun itu, tetapi mana yang terbaik, tapi diskusi semua stakeholder itu, tadi beliau menyampaikan bahwa banyak anak-anak bangsa kita yang bagus, ayo dudukan bareng-bareng, jadi harus ada sebuah tim dari pusat, provinsi, kabupaten kota, yang harus menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

“Bukan lagi debat tentang politik, bully mem-bully, debat tentang saya yang benar, caranya ini yang benar, ayo kita duduk bareng, kita diskusikan, cara mana sebenarnya yang benar, apa yang harus kita kendalikan dan kita atasi. Kalau saya pikir, kalau itu dilaksanakan maka kita akan bisa, mengeliminasi atau tidak akan terjadi lagi banjir bandang seperti ini,” tandas Sukur mengingatkan.

Recent Posts

Kejahatan Ekologis: Karhutla, Hutan yang Hilang, Bencana yang Diwariskan

Oleh: Maria UlfaDosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris, Fakultas Adab & Humaniora,Universitas Islam Negeri (UIN)…

31 menit yang lalu

Menaker Minta Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio, Bukan Sekadar Sertifikat

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) memanfaatkan pelatihan untuk…

14 jam yang lalu

Petugas JMTO Ruas Balikpapan-Samarinda Lakukan Pengamanan Lajur Imbas Karhutla

MONITOR, Samarinda - Petugas operasional PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Ruas Balikpapan–Samarinda (Balsam) sigap menangani…

15 jam yang lalu

Kementan Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pengendalian rabies di Bali melalui penyediaan vaksin,…

15 jam yang lalu

TCL Ajukan Gugatan terhadap Samsung terkait Klaim Teknologi Mini LED pada Televisi

MONITOR, Jakarta — TCL, perusahaan elektronik asal China, mengajukan gugatan terhadap Samsung di pengadilan federal…

22 jam yang lalu

UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik di BAZNAS Awards 2026

MONITOR, Jakarta - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima penghargaan kategori Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik…

1 hari yang lalu