Presiden Joko Widodo mengunjungi Sabo Dam Kali Putih di Kabupaten Magelang, (dok: instagram Jokowi)
MONITOR, Magelang – Salah satu alasan pemerintah membangun Sabo Dam Kali Putih di Kabupaten Magelang, tak lain untuk mengendalikan aliran lahar dingin Gunung Merapi. Sebagaimana diketahui, Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia.
Presiden Joko Widodo yang hadir di lokasi, pada Jumat (14/2) kemarin, mengatakan erupsinya bisa disusul banjir lahar yang menimbulkan korban, merusak permukiman, juga sarana dan dan fasilitas publik.
Bahkan kilas balik, Jokowi mengungkapkan erupsi besar Gunung Merapi tahun 2010 bahkan menghasilkan 140 juta meter kubik lahar.
“Karena itulah, kita bangun Sabo Dam dan prasarana pengendali banjir lahar lainnya secara besar-besaran. Tidak tanggung-tanggung, kita bangun sebanyak 272 unit Sabo Dam,” ujar Jokowi kepada awak media.
Pesan itu dia sampaikan saat mengunjungi Sabo Dam Kali Putih yang lokasinya sekitar satu kilometer dari Taman Nasional Gunung Merapi Jurang Jero di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Sabo Dam ini dibangun selain untuk mengendalikan aliran lahar dingin Gunung Merapi, juga sebagai jembatan penghubung antardesa, intake sumber air baku dan irigasi, serta area wisata. Sedang bagian hulu Sabo jadi lokasi penambangan pasir dan batu secara terkendali.
MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…
MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…
MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…
MONITOR, Jakarta — Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, menyatakan…
MONITOR, Bandung — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya kemampuan adaptif, visioner, analitis,…