Anggota Komisi VII DPR Dyah Roro Esti (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR Dyah Roro Esti mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih kepada wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) yang belum menikmati BBM satu harga.
Legislator dari Golkar ini pun mengaku prihatin, lantaran di dapilnya yakni Pulau Bawean dan Kabupaten Gresik, masih ada masyarakat yang belum mendapatkan manfaat dari BBM satu harga.
“Sangat memprihatinkan, dan saya rasa wilayah 3T lainnya seperti di Indonesia Timur juga layak untuk diberikan perhatian khusus,” ujar Roro, sapaan akrabnya, Kamis (13/2).
Ia mengingatkan pemerintah agar berlaku rata dan tidak mendiskriminasikan wilayah terutama di bagian Indonesia Timur.
“Jangan sampai ada sebagian daripada masyarakat Indonesia yang dianak tirikan,” imbuhnya.
MONITOR, Mombasa, Kenya - Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya dalam percaturan pembangunan kelautan dunia melalui kehadiran…
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…