MEGAPOLITAN

Dorong Perda LGBT, Balon Walikota Depok dari PKS: Kita ingin Mereka Dibina

MONITOR, Depok – Bakal Calon Wali Kota Depok dari PKS, T Farida Rachmayanti mengatakan bahwa saat ini DPRD Kota Depok masih menggodok rencana peraturan daerah (Perda) tentang Lesbian, Gay, Biseksual (LGBT). Hal ini dilakukan karena maraknya penolakan LGBT di Kota Depok.

Menurut Farida rancangan perda tentang LGBT bukan merazia LGBT seperti yang santer diberitakan. Namun, kata dia, nanti lebih kemasalah pembinaan agar mereka kembali ke pada fitrahnya.

“Bukan di razia tapi dibina. Akan kita hadirkan juga psikiater dan kegiatan lainnya agar mereka-mereka ini dapat sembuh dan agar perilaku (LGBT) ini tidak menular,” kata Farida kepada wartawan seusai dialog terbuka Tiga Calon Wali Kota Depok dari PKS di Soerabi Bandung, Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, Minggu (9/2).

Farida mengatakan, Perda tersebut tengah digodok dan tidak menutup kemungkinan akan diselipkan dalam perda yang sesuai dengan masalah LGBT.

“Saat ini masih terus dirancang sejak awal 2019 lalu, mungkin nanti akan kita selipkan peraturan LGBT itu di Raperda yang sedang digarap ini,” ujarnya.

Kemudaian, jelas Farida, dalam perancangan Raperda tentang LGBT, pihaknya tidak hanya akan merangkul salah satu agama saja, namun juga semua agama.

“Karena memang LGBT ini kan di agama manapun dilarang, untuk itu nantinya kami akan mengajak seluruh tokoh agama untuk mengatasi persoalan ini,” katanya.

Anggota DPRD Kota Depok ini juga memaparkan lamanya dikeluarkan Raperda tentang LGBT, dikatakan Farida lantaran terbentur masalah waktu.

“Karena 2019 itu kan masuk masa Pemilihan (Pilpres dan Pileg) ya, jadi teman-teman di parlemen juga sibuk kampanye,” katanya.

Tak hanya itu, Farida mengatakan LGBT khususnya di Kota Depok sudah mulai meresahkan. Bahkan beberapa waktu lalu ada dari gabungan elemen keagamaan yang menggelar aksi untuk mendukung Idris segera menetapkan Perda terkait LGBT.

“Bisa dibilang LGBT ini di Kota Depok sudah lampu kuning. Jadi memang harus segera diambil langkah-langkah tertentu, salah satunya dengan dibuatkan peraturan,” katanya.

Recent Posts

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara 2026, Puan: Polri Harus Terus Buktikan Komitmen Sebagai Pelayan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…

4 jam yang lalu

Kasus Dokter di NTT, Komisi IX DPR: Tenaga Kesehatan Harus Dilindungi dari Intimidasi dan Didukung Kesehatan Jiwanya

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…

4 jam yang lalu

DPR Desak Pemerintah Konkretkan Formula Pembiayaan PPPK di Daerah Melalui APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…

6 jam yang lalu

HUT Bhayangkara ke-80: Analis: Kepercayaan Publik Jadi Modal Kuat Polri Kawal Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…

13 jam yang lalu

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

1 hari yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

1 hari yang lalu