Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid ( foto: Satria Sabda Alam/ Monitor)
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan marwah demokrasi harus tetap dijaga. Untuk itu, PKS secara tegas mengambil peran sebagai oposisi pemerintah.
Jika PKS gabung serta partai koalisi pemerintah, kata Hidayat, maka marwah demokrasi akan hilang. Selain itu, ia menegaskan kompetisi antar partai untuk membangun negara yang lebih baik tidak ada.
“Kami ingin menyelamatkan marwah demokrasi, kalo Demokrasi itu ujung-ujungnya dia hanya bergabung dengan pemerintah dimana letak kompetisi yang kemudian dibangun,” terang Wakil Ketua MPR RI ini.
Lebih jauh, tidak bergabungnya PKS ke kubu pemerintah, dikatakan Hidayat, semata-mata ingin menyelamatkan kepercayaan publik.
Menurutnya, peran yang akan diambil PKS yakni mengontrol isu-isu yang berkaitan dengan radikalisme, terorisme yang seringkali digulirkan pemerintah.
“Kami ingin menyelamatkan kepercayaan publik tentang demokrasi,” tegas Wakil Ketua MPR RI ini.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…
MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Komisi…
MONITOR, Jakarta - QUTB GLOBAL Indonesia mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia dan penyelenggara konser Andrea Bocelli…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Indonesia Skills Competition (InaSkills) tahun 2026 di…
MONITOR, Surabaya – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong peningkatan…
MONITOR, Assisi - Gagasan Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin…