Para pemotor di JLNT yang melanggar lalulintas (Foto: Dok Viva)
MONITOR, Jakarta – Aparat kepolisian menilai, banyaknya pelaku pelanggar lalu lintas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca. Oleh karenanya pihak kepolisian berencana akan memasang kamera sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sana.
“Untuk pemasangan kamera ETLE ini akan kita tambah terus. Khususnya untuk lokasi-lokasi yang memang rawan atau tinggat pelanggaran lalu lintasnya tinggi,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf di Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (3/2).
Yusuf mengatakan, untuk sementara pihaknya akan memasang kamera portabel yang bisa berpindah-pindah di JLNT Casablanca tersebut.
“Jadi sebelum kamera permanen di pasang kalau memang perlu dilakukan penindakan etle ditempat-tempat yang dianggap rawan pelanggaran kita pakai portable dulu. Ini berpindah-pindah,” bebernya.
Diketahui, Ditlantas Polda Metro Jaya memberlakukan tilang elektronik atau electronic-traffic law enforcement (E-TLE) bagi pemotor. Penindakan dimulai pada Sabtu 1 Februari 2020 dua hari lalu.
Kamera ETLE untuk pengendara motor sendiri terpasang di dua titik yakni, spanjang Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan Jalur Transjakarta koridor 6, Ragunan-Monas tepatnya depan Kantor Imigrasi, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan.
MONITOR, Jakarta - Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), DR. KH Masyhuril Khamis, SH.,…
MONITOR, Gowa - Penyelenggaraan haji bukan hanya urusan perjalanan dan ibadah. Aktivitas jutaan jemaah dan…
MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…
MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…
MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…