PARLEMEN

DPD RI Ajak Uni Eropa Tingkatkan Investasi di Indonesia

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengajak negara-negara Uni Eropa untuk berinvestasi di Indonesia. Menurutnya, daerah-daerah di Indonesia memiliki potensial yang patut dikerjasamakan dengan negara di Uni Eropa, seperti karet, kopi, minyak, hingga pariwisata.

“Beberapa daerah di Indonesia saat ini sangat berpotensial untuk dikerjasamakan, seperti di Bengkulu kami memiliki kopi yang cocok untuk di negara Uni Eropa,” kata Sultan di Kedutaan Besar Uni Eropa melallui keterangan tertulis, Sabtu (1/2).

Sultan juga menambahkan Indonesia memiliki potensi wisata dari Aceh hingga Merauke yang patut dikunjungi. Untuk itu, ia juga mengatakan wisatawan dari Uni Eropa untuk mengunjungi Indonesia.

“Kami memiliki potensi wisata luar biasa dari Aceh hingga Merauke. Ini patut dikunjungi oleh wisatawan dari Uni Eropa,” paparnya.

Masih dikatakan senator asal Bengkulu ini juga mengajak pada tanggal 17 April nanti, BKSP DPD RI akan mengadakan Regional Diplomatic Meeting (RDM).

Konsep acara tersebut adalah even yang mempertemukan antara pihak-pihak yang berkepentingan di daerah, utamanya pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan di luar negeri.

“Kami berharap Yang Mulia Duta Besar bisa datang ke acara tersebut, boleh silakan membawa pelaku ekonomi atau pengusaha dari Uni Eropa untuk bertemu dengan gubernur.”

“Kami juga menyediakan kesempatan jika Yang Mulia atau pengusaha dari Uni Eropa ingin bertemu langsung dengan kepala daerah atau pengusaha dari daerah,” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BKSP DPD RI Gusti Farid Hasan Aman mengharapkan adanya kerjasama antarparlemen sehingga mempererat hubungan Indonesia dengan Uni Eropa.

“Kerjasama parlemen sangat penting untuk hubungan yang lebih erat antara Indonesia dengan Uni Eropa,” terangnya.

Gusti juga mengajak Duta Besar Uni Eropa untuk hadir dalam acara RDM pada April nanti di Kalimantan Timur. Rencananya pada acara RDM ini, DPD RI akan mengundang seluruh duta besar dan gubernur.

“Kami akan undang duta besar dan gubernur agar ikut serta dalam pembangunan ibu kota baru,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

2 jam yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

11 jam yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

11 jam yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

19 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

1 hari yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

1 hari yang lalu