Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman (dok: Vivanews)
MONITOR, Jakarta – Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, TNI sudah siap untuk menjemput para pelajar di provinsi Hubei, China. Namun ia belum bisa memastikan, upaya penjemputan tersebut dilakukan melalui jalur militer atau maskapai penerbangan biasa.
Berdasarkan data yang diterima dari KBRI Beijing, ada sebanyak 93 orang WNI yang tinggal disana. Fadjroel pun memastikan, hingga kini tidak ada pelajar Indonesia yang terjangkit virus Corona.
“Pengurus mahasiswa juga selalu bekerja sama dengan KBRI Beijing. Ini yang harus kami tekankan, informasi ke pak Jokowi, kota Wuhan itu ditutup,” ujar Fadjroel kepada awak media, Jumat (31/1).
Lebih lanjut dia mengatakan, semua pihak terus melakukan koordinasi dengan untuk memastikan adanya perlindungan bagi WNI yang ada di luar negeri.
“Itu di bawah koordinasi dua Menko, Menko polhukam dan Menko pembangunan manusia. Kami sudah berhubugan dengan Menlu dan KBRI yang disampaikan oleh Direktur Perlindangan WNI yaitu Pak Yudah Nugroho,” terangnya.
Ia pun menegaskan, pemerintah sudah alokasikan dana Rp133,2 juta untuk kebutuhan logistik warga negara di Hubei. Uang tersebut, terang Fadjroel, akan diberikan kepada 9 orang korodinator untuk disalurkan ke 243 WNI.
MONITOR, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak sebagian besar permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor…
MONITOR, Bogor - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi lokal melalui…
MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro menyerukan semua pihak untuk…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat fondasi ekonomi dan mewujudkan kemandirian industri nasional, Kementerian Perindustrian…
MONITOR, Jakarta - Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol), wafat dalam peristiwa demonstrasi di Jakarta.…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Masjid Istiqlal akan melebarkan perannya di…