Cegah Wabah Corona, Bamsoet Desak Pemerintah Terbitkan Travel Warning

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Monitor.co.id

MONITOR, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri segera mengeluarkan travel warning bagi warga negara Indonesia ke China.

Mengingat, penyebaran virus Corona tidak hanya di Wuhan saja, melainkan juga sudah menyebar ke berbagai wilayah di China. Selain itu, wabah ini telah memakan korban 80 orang meninggal akibat Corona, sedangkan 2.744 jiwa lainnya masih terinfeksi dan menjalani perawatan.

“Kementerian Perhubungan sudah melarang maskapai melakukan penerbangan dari dan ke Wuhan. Bahkan jika perlu, untuk sementara waktu perlu juga dipertimbangkan pelarangan penerbangan dari dan ke seluruh wilayah China,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, menanggapi penyebaran virus Corona, di Jakarta, Senin (27/1).

“Melihat penyebarannya yang sangat masif dan belum adanya vaksin yang dapat mengobati, Kementerian Luar Negeri sepatutnya juga mengeluarkan travel warning. Inggris dan Amerika Serikat sudah memberikan travel warning,” tambahnya.

Selain itu, mantan Ketua DPR RI 2014-2019 ini juga menekankan, dengan mengeluarkan Travel Warning, menunjukan kepedulian pemerintah terhadap warganya. Bahkan jika perlu, untuk sementara waktu ini, perlu dibuat larangan bagi warga negara China yang ingin berkunjung ke Indonesia.

“Memang hingga kini di Indonesia belum ada korban yang positif terinfeksi Corona. Namun bukan berarti kita tak boleh mengendurkan kewaspadaan. Kemampuan virus Corona untuk menyebar sangat kuat,” ujar dia.

“Tak hanya ditularkan oleh orang yang sudah terinfeksi saja, melainkan juga bisa ditularkan oleh orang yang sedang dalam masa inkubasi virus. Ini menunjukan virus Corona lebih kuat dibanding SARS yang tidak bisa menyebar di masa inkubasi,” sebut politikus Golkar itu.

Di China sendiri hingga Jumat (24/1) Tiongkok telah mengisolasi 13 kota dan 41 juta penduduk. Berbagai perayaan Tahun Baru Imlek 25 Januari 2020 ini, telah dibatalkan demi menjaga keselamatan warganya. Kita juga perlu memberikan apresiasi kepada pemerintah China yang melakukan pembatalan sementara penerbangan komersial sejumlah maskapai penerbangan dari dan ke Wuhan dengan kesadaran pemerintah China sendiri.

“Masa inkubasi virus Corona mencapai dua minggu hingga munculnya gejala penyakit berupa demam dan lain sebagainya. Seseorang yang merasa sehat, bisa saja sebenarnya di dalam tubuhnya ia sedang terkena virus Corona. Karena itu, mengeluarkan travel warning dan mencegah sementara waktu kunjungan wisatawan China ke Indonesia adalah pilihan yang bijaksana guna melindungi rakyat Indonesia dari dampak penyebaran virus yang mematikan ini,” pungkas Bamsoet.