BUMN

Jamkrindo Lakukan Pemberdayaan Berkelanjutan di Geopark Ciletuh

MONITOR, Sukabumi – Dalam rangka rangkaian HUT ke-50 pada 1 Juli 2020 mendatang, Perum Jamkrindo melanjutkan pemberdayaan di Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat. Ini ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion yang melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan masyarakat pada Kamis (23/1/2020) malam di Sukabumi.

Hadir dalam FGD tersebut Sekretaris Perusahaan Perum Jamkrindo Abdul Bari dan Asisten Daerah II Kabupaten Sukabumi Ahmad Riyadi. Hadir juga para kepala dinas dan camat serta masyarakat di 8 kecamatan yang masuk ke dalam zona Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark. Riyadi menjelaskan, kehadiran Jamkrindo di Geopark Ciletuh melalui kampanye anti sampah plastik dan kegiatan pemberdayaan masyarakat memberi efek positif dalam penataan kawasan geopark.

“Kami mengucapkan terima kasih karena Jamkrindo terus mendorong perubahan positif di Geopark Ciletuh Palabuhanratu,” ujar Rayadi.

Bersaman dengan ini Perum Jamkrindo juga memberikan bea siswa kepada siswa-siswa berpretasi yang ada dikawasan Geopark Ciletuh. Bantuan ini diberikan sebagai wujud dukungan Perum Jamkrindo peduli dengan Pendidikan masyarakat.

Sejak melaksanakan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada bulan November tahun 2019 silam, berbagai kegiatan positif telah dilakukan antara lain, gerakan kanpanye anti sampah, penghijauan kawasan wisata, penyedian tempat sampah, pemberdayaan UMKM dan juga kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan masyarakat.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Jamkrindo Randi Anto mengatakan pengembangan ekosistem di kawasan geopark tidak bisa mengesampingkan peran masyarakat. Maka dari itu, Jamkrindo senantiasa melibatkan masyarakat dalam setiap program yang dilakukan.

“Tahun 2020 ini merupakan milestone baru kami untuk pengembangan ke depannya, maka dari itu kami kembali melakukan FGD dengan tokoh-tokoh kunci masyarakat dan seluruh elemen di Geopark Ciletuh untuk mengevaluasi dan merencanakan program pemberdayaan strategis yang akan dilakukan ke depannya,” ujar Randi Anto.

Hal ini selaras dengan tema Hut ke 50 tahun Jamkrindo yakni peningkatan kualitas SDM Indonesia. Pada tahun 2020 berbagai kegiatan akan dilakukan mulai dari pembentukan bank sampah, pembenahan pasar ikan, pembuatan Jamkrindo Center yang merupakan pusat belajar masyarakat, dan umkm center. Selain itu ada juga kegiatan pendataan wisatawan, penyediaan sarana air bersih, dan pembenahan landscape guna mendukung kegiatan pariwisata.

Ketua Asosiasi Homestay Ciletuh Yudi Mulyadi menjelaskan, sejak kampanye anti sampah plastik gencar dilaksanakan di Pantai Palangpang, Puncak Darma, Curug Sodong, dan Curug Cimarinjung, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dari sampah plastik terus meningkat. Para pemilik homestay juga mendapatkan dampak positif karena kawasan Geopark Ciletuh makin dilirik oleh wisatawan sehingga potensi hunian homestay juga meningkat.”Kami yakin bahwa dengan lingkungan yang bersih, wisatawan akan makin betah menghabiskan waktu di kawasan Geopark Ciletuh,” ucap Yudi.

Kepala Desa Ciwaru Taopik Guntur Rochmi juga melihat makin meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari sampah plastik.”Sekarang, di banyak tempat di Ciwaru, topik mengenai sampah mulai makin sering menjadi bahan pembicaraan. Sampah plastik yang tercecer di kawasan wisata juga sudah jauh berkurang.,” tutur Taopik.

Perkembangan ekonomi warga di sekitar kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terus menggeliat. Geopark Ciletuh-Palabuhanratu merupakan obyek wisata yang ditetapkan sebagai bagian United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization(UNESCO) Global Geoparks (UGG) pada 2018 lalu.

“Setelah dimulai di Kecamatan Ciemas, kegiatan serupa dan kegiatan pemberdayaan ekonomi akan dilaksanakan di 7 kecamatan lainnyan di wilayah Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Hal ini menjadi bagian dari kesepakatan bersama antara Jamkrindo dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Geopark Ciletuh Palabuhanratu dengan durasi selama tiga tahun,” ucapnya.

Recent Posts

Situasi Global Memanas, Prabowo Kumpulkan Tokoh di Istana Merdeka

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara langsung membahas perkembangan situasi domestik dan global terkini…

50 menit yang lalu

Kemenag Siapkan Ditjen Pesantren, Kelola 42 Ribu Pesantren dan 10 Juta Santri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sebagai orkestrator ekosistem pesantren nasional…

2 jam yang lalu

Top 4 Dunia, Industri Olahan Kakao RI Suplai 8,46 Persen Kebutuhan Global

MONITOR, Jakarta - Sektor industri pengolahan kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai motor penggerak perekonomian nasional…

4 jam yang lalu

Kemenhaj: Tiket Umrah Bisa Refund dan Reschedule Gratis Akibat Konflik Timteng

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menggelar pertemuan bersama para pemangku…

7 jam yang lalu

Penasihat DWP Kemenag: Beragama dengan Asyik Lahirkan Santri Tangguh

MONITOR, Jakarta - Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Helmi Halimatul Udhma menegaskan bahwa…

12 jam yang lalu

Kemenag Gelar Takjil Pesantren, Gaungkan Spirit Beragama dengan Asyik

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kementerian Agama kembali menggelar Takjil Pesantren yang dirangkai dengan Talkshow…

13 jam yang lalu