HUMANIORA

Penasihat DWP Kemenag: Beragama dengan Asyik Lahirkan Santri Tangguh

MONITOR, Jakarta – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Helmi Halimatul Udhma menegaskan bahwa keberagamaan harus dijalani dengan kegembiraan dan kasih sayang. Spirit tersebut, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membentuk santri yang tangguh dan berkarakter.

Demikian disampaikan pada kegiatan Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri bertajuk “Beragama dengan Asyik” pada Selasa, (3/3/2026) sore, di Pesantren Daarul Rahman, Jakarta Selatan.

Helmi menerangkan bahwa keberagamaan yang dijalani dengan hati lapang dan penuh cinta akan membentuk karakter yang kuat sekaligus membumi dalam kehidupan sehari-hari.

“Beragama sejatinya dijalani dengan penuh kegembiraan dan kasih sayang. Agama tidak dimaknai sebagai beban, melainkan sebagai cahaya yang menuntun langkah kehidupan,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi ruang pembentukan generasi yang siap menghadapi perkembangan zaman. Banyak alumni pesantren yang mampu tampil sebagai pemimpin dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

“Pesantren selalu memiliki ruang untuk berkontribusi di berbagai bidang kehidupan. Hal ini membuktikan bahwa santri memiliki kapasitas intelektual, moral, dan sosial yang tidak kalah dalam menghadapi perkembangan zaman,” kata Helmi yang juga istri Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Helmi menekankan bahwa kekuatan santri terletak pada perpaduan iman, ilmu, dan akhlak. Kedekatan kepada Allah dan penghormatan kepada guru menjadi pilar penting dalam membangun masa depan.

“Santri adalah penerus bangsa. Dengan iman, ilmu, dan akhlak, santri akan mampu melangkah maju dan memberi manfaat bagi umat dan bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga adab dan ketulusan dalam menuntut ilmu. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi cermin keberhasilan pendidikan pesantren.

“Ketulusan dan keikhlasan dalam menuntut ilmu di pesantren akan membuahkan hasil yang baik di masa depan,” jelasnya.

Kegiatan ini disambut oleh Pengasuh Pesantren Daarul Rahman KH Faiz Syukron Makmum dan turut dihadiri Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Arskal Salim serta Direktur Pesantren Basnang Said.

Recent Posts

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

2 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

3 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

3 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

3 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Respons Real-Time melalui One Call Center 133

MONITOR, Jakarta - Menjelang mobilitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat pada periode libur sekolah pada…

15 jam yang lalu

PHK Capai 23 Ribu Orang, Komisi IX DPR Singgung Program JKP Harus Jadi Instrumen Perlindungan Pekerja

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya…

15 jam yang lalu