PARLEMEN

Utamakan Diplomasi, Ini Upaya Politisi Golkar Redakan Konflik di Perairan Natuna

MONITOR, Jakarta – Ketegangan di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia khususnya Perairan Natuna harus diselesaikan. Untuk mewujudkannya, anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono mengajak Pemerintah aktif memperkuat langkah-langkah diplomasi disana.

Selain itu, ia mengatakan pendekatan diplomatik tetap harus dilakukan untuk menjaga keharmonisan hubungan militer dengan militer di antara sesama negara tetangga.

“Kita sepakat untuk menghindari segala macam bentuk konflik, khususnya konflik militer. Karenanya, yang harus diutamakan adalah diplomasi. Di sinilah tugas utama Kementerian Luar Negeri melakukan pendekatan-pendekatan politik,” ucap Dave di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/1).

Politikus Golkar ini menjelaskan, pendekatan yang dimaksud bisa dilakukan dengan cara merangkul negara-negara ASEAN agar satu suara dan tidak mengakui konsep garis putus-putus atau nine dash line Republik Rakyat Tiongkok.

Ia pun mengingatkan, sebelum membangun upaya kolektif bersama, pemerintah juga perlu segera menyelesaikan tumpang tindih klaim di batas ZEE dengan negara tetangga. Hal ini diperlukan untuk mencegah konflik di kemudian hari.

“Kita juga perlu selesaikan kesepakatan antara ZEE Indonesia yang bersinggungan dengan negara-negara tetangga sehingga jelas kedepannya untuk pengelolaan eksploitasi sumber daya alam di Natuna itu berdasarkan satu kesepakatan dan tidak ada lagi konflik,” pungkasnya.

Recent Posts

Aksi Taruna Akademi TNI Bersihkan Sekolah Pascabanjir Aceh Tamiang

MONITOR, Aceh Tamiang - Taruna Akademi TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda…

3 jam yang lalu

Kepala Barantin Bersama Mentan Tindak Tegas Pemasukan Beras Tanpa Dokumen Karantina

MONITOR, Karimun - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam kunjungan…

9 jam yang lalu

Menhaj Irfan Yusuf: Integritas ASN Fondasi Utama Layanan Haji

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menekankan pentingnya perubahan…

12 jam yang lalu

Tembus Rp270,9 Triliun, DKI Jakarta Kuasai Investasi Dalam Negeri

MONITOR, Jakarta - Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan perannya sebagai magnet utama investasi dalam negeri.…

15 jam yang lalu

Wujud Toleransi, 57 Siswa Kristen-Katolik Sekolah di MIN 3 Sumba Timur

MONITOR, Jakarta - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sumba Timur menjadi tempat belajar bersama bagi…

16 jam yang lalu

SETARA Institute: Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme Ancam Supremasi Sipil dan Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI)…

17 jam yang lalu